Senin, 15 Jun 2026 20:15 WIB

Wali Kota Risma Beri Hormat ke Relawan Paliatif hingga Membungkuk

Risma saat menghadiri acara seminar paliatif di Grand City Surabaya, Sabtu (27/10/2018).
Risma saat menghadiri acara seminar paliatif di Grand City Surabaya, Sabtu (27/10/2018).

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharinni secara tiba-tiba membungkukkan badan di atas panggung saat menghadiri acara seminar paliatif di Ballroom Grand City Surabaya, Sabtu (27/10/2018). Aksi Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini membuat ratusan pengunjung keheranan.

Membungkuknya Risma secaara spontan tersebut ternyata sebagai sebagai tanda hormat Wali Kota kepada para dokter dan relawan perawatan paliatif. Risma juga menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam untuk jasa para pemberi layanan paliatif di Surabaya.

"Saya sebenarnya mau sujud tapi karena saya gak bisa jongkok, saya sujudnya begini saja. Saya hormat yang setulus-tulusnya kepada panjenengan semua. Tidak ada kata lain selain terima kasih saya kepada Bapak Ibu sekalian," ujarnya setelah menundukkan badan di atas panggung.

Risma menyampaikan, apa yang dilakukan oleh para perawat sangatlah mulia. Karena mereka dengan sukarela membantu untuk memperpanjang usia penderita dan mengurangi rasa sakit mereka.

"Karena itu panjenengan (anda sekalian) luar biasa. Saya ucapkan terima kasih sekali atas nama pemerintah dan warga kota Surabaya. Berkat panjenengan semua sakit mereka bisa dikurangi," ungkap Risma.

Risma sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh para relawan. Sebagai bentuk rasa terima kasihnya ia akan membuatkan piagam penghargaan bagi seluruh relawan. Piagam tersebut ia berikan lantaran pihaknya tidak memiliki anggaran lebih untuk memberikan kucuran dana.

"Seberapa banyak relawan saya mau tanda tangan penghargaannya. Puluhan ribu atau berapa pun silahkan saya akan tanda tangani basah, bukan stampel atau scan. Nanti akan saya berikan saat 10 November," tuturnya.

Untuk diketahui bahwa Perawatan Paliatif merupakan perawatan yang diberikan bagi para penderita penyakit kronis yang sudah tidak bisa disembuhkan lagi seperti kanker stadium akhir.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.