Minggu, 14 Jun 2026 08:03 WIB

Insiden Pengeroyokan di Pantai Wediawu, Wisatawan Asal Surabaya Positif Narkoba

Kapolres Malang, AKBP M Taat Resdi. (Foto: Aris/jatimnow.com)
Kapolres Malang, AKBP M Taat Resdi. (Foto: Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan wisatawan asal Surabaya yang menjadi korban pengeroyokan dan pengerusakan ternyata positif menggunakan narkoba. Polres Malang sebelummya memeriksa dan mengamankan 69 orang wisatawan asal Surabaya, pasca menjadi korban pengeroyokan dan pengerusakan oleh puluhan oknum di Pantai Wediawu, Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, dari total 69 orang yang telah diperiksa, sebanyak 31 orang dinyatakan positif narkoba. Mereka menggunakan narkotika jenis ganja dan sabu.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

“Dari hasil tes urine, 31 orang terindikasi positif narkotika dengan rincian 21 orang positif ganja, 6 orang positif sabu, dan 4 orang positif keduanya,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Pemeriksaan seluruh wisatawan asal Surabaya itu dilakukan sebagai bagian dari langkah lanjutan pasca kejadian, sekaligus memastikan kondisi seluruh rombongan yang terlibat. Apalagi ada indikasi tindakan yang dianggap mengganggu keamanan lingkungan sekitar yang jadi pemicu insiden tersebut.

"Saat ini, 31 orang yang hasil tesnya positif tersebut telah ditangani oleh Satresnarkoba Polres Malang. Penanganan juga akan dikoordinasikan dengan BNN Kabupaten Malang untuk proses asesmen lebih lanjut," tuturnya.

Sedangkan sisanya yang tidak terindikasi penyalahgunaan narkoba sudah dipulangkan ke Surabaya, dengan menggunakan fasilitas bus dari BPBD Kota Surabaya. Pihaknya juga memastikan penyelidikan di kasus pengeroyokan dan pengerusakan kendaraan di Pantai Wediawu, Tirtoyudo, masih berjalan.

"Kami tetap mendalami kasus utama dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut,” ucapnya.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Taat menegaskan, pihaknya tetap mengedepankan pendekatan hukum yang profesional dan proporsional dalam menangani temuan tersebut.

“Penanganan akan kami lakukan sesuai prosedur, baik dari sisi hukum maupun aspek rehabilitasi bagi yang memenuhi kriteria,” tegasnya.

Sebelumnya, ratusan orang yang diduga oknum suporter Malang mendatangi kawasan villa di Pantai Wediawu Malang, pada Senin malam (4/5/2026). Dari video yang beredar, mereka diduga melakukan pengerusakan dan pengeroyokan ke beberapa wisatawan asal Surabaya di villa tersebut.

Baca Juga: Polisi Bekuk Pelaku Pembalakan Liar di Hutan Lindung Malang

Insiden ini diduga karena adanya nyanyian dan tindakan provokatif dari wisatawan asal Surabaya di villa, sehingga memicu reaksi dari oknum warga sekitar. Akibat insiden itu enam kendaraan roda empat dari rombongan wisatawan dirusak dan dicoret-coret.

 

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.