Senin, 15 Jun 2026 06:32 WIB

Pipa Gas Bocor dan Terbakar di Surabaya, Ini Jawaban PGN

Petugas PMK saat memadamkan api dari pipa PGN yang bocor
Petugas PMK saat memadamkan api dari pipa PGN yang bocor

jatimnow.com - PT Perusahan Gas Negara Tbk. (PGN) angkat bicara terkait kejadian kebakaran pipa gas yang terjadi di Jalan Ngagel Jaya Selatan, Surabaya pada hari Jumat (26/10/2018).

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama menyampaikan bahwa telah terjadi kebocoran pipa yang berada di dalam sungai di kawasan tersebut. Rachmat mengatakan bahwa dugaan bocornya pipa gas tersebut akibat terkena alat berat yang sedang melakukan pekerjaan pengerukan sungai.

"Kami berharap kepada semua kontraktor proyek infrastruktur untuk selalu berkoordinasi," ujar Rachmat dalam siaran pers yang diterima jatimnow.com, Sabtu (27/10/2018).

Rahmat meminta kepada seluruh kontraktor pelaksana proyek untuk berkoordinasi dengan tim PGN jika sedang mengerjakan proyek di jalur yang tertanam pipa gas.

Baca juga:

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sehingga kami bisa menugaskan pengawas untuk mengawasi pekerjaan dari tahap persiapan/permulaian sampai dengan pekerjaan selesai," imbuhnya.

Rahmat menambahkan, saat kejadian kebakaran pipa gas tersebut, pihaknya mengambil langkah perbaikan dengan melakukan sterilisasi dengan berkoordinasi aparat keamanan setempat.

Atas kejadian ini, Rahmat mengaku pihaknya akan meningkatkan kemananan serta membentuk tim yang khusus mengontrol semua jaringan pipa gas di Surabaya.

"Dengan kejadian ini, pengecekan lapangan harus ditingkatkan," Tegas Rachmat.

Mewakili perusahaan, Rahmat juga meminta maaf kepada semua pihak, termasuk kepada 3 korban korban yang terkena kobaran api. Pihak PGN juga telah berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana proyek untuk membantu para korban yang saat ini tengah dirawat di rumah sakit.

 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.