Rabu, 17 Jun 2026 21:20 WIB

Ada Nasi Uduk Dibungkus Tortilla, Intip Menu Plant-Based Unik ARTOTEL Surabaya

ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya plant-based bertajuk “Rebellious Hunger”, Rabu (29/4/2026). (Foto: Fatkhur Rizky/ jatimnow.com)
ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya plant-based bertajuk “Rebellious Hunger”, Rabu (29/4/2026). (Foto: Fatkhur Rizky/ jatimnow.com)

jatimnow.com – Tren gaya hidup sehat dan berkelanjutan terus merambah industri kuliner. Menjawab hal itu, ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya resmi meluncurkan rangkaian menu plant-based bertajuk “Rebellious Hunger”, Rabu (29/4/2026).

Peluncuran yang digelar di One Deck Gastropub ini menghadirkan pengalaman bersantap berbeda, memadukan inovasi menu berbasis nabati dengan cita rasa yang tetap akrab di lidah masyarakat.

Baca Juga: Sentuhan Estetik JIVVA, Pakaian Olahraga Lokal yang Berdayakan Penjahit Daerah

Sejumlah menu kreatif diperkenalkan dalam program ini, di antaranya The Stack Burger, Nasi Uduk Roll, Nugget Caviar, Sate Jamur Maranggi, hingga Vegan Mushroom Steak. Tak hanya makanan, pilihan minuman seperti Banana Choco Smoothies, Mango Matcha Smoothies, hingga Manuka Honey Oat Milk Latte juga melengkapi pengalaman kuliner tersebut.

Dua menu yang menjadi sorotan utama adalah Nasi Uduk Roll dan The Stack Burger. Nasi Uduk Roll mengusung konsep unik berupa nasi uduk dari steamed jasmine rice yang dibalut tortilla, dengan isian tempe orek dan sambal bajak. Sementara The Stack Burger tampil sebagai burger vegan dengan mushroom patty dan saus keju berbasis nabati.

Dalam peluncuran tersebut, tamu juga disuguhkan sesi interaktif berupa live cooking oleh Chef Catur yang menampilkan proses pembuatan Nasi Uduk Roll. Selain itu, live beverage oleh Adiet turut menghadirkan racikan minuman spesial yang bisa langsung dinikmati pengunjung.

Baca Juga: Gandeng NU Jatim, Anlene Bagikan Susu Habbatussauda Sambut Ramadan 2026

Executive Assistant Manager ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya, Akfian Farado Gusti mengatakan, konsep Rebellious Hunger dihadirkan untuk menjawab kebutuhan pasar yang kini semakin peduli pada pola konsumsi berkelanjutan.

“Melalui peluncuran ini, kami ingin menghadirkan pengalaman dining yang tidak hanya menarik dari segi rasa, tetapi juga relevan dengan gaya hidup saat ini yang lebih sadar akan keberlanjutan. Menu plant-based kami rancang agar tetap approachable tanpa mengurangi kreativitas dan kenikmatan,” ujarnya.

Baca Juga: Myze Hotel Sumenep Tawarkan Sensasi Dinner Romantis Privat di Gazebo

Seluruh menu dalam program ini dibanderol mulai Rp40 ribu, sehingga tetap terjangkau bagi berbagai kalangan. Program Rebellious Hunger dapat dinikmati hingga 15 Juli 2026.

Melalui inovasi ini, ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya berharap dapat terus menghadirkan pengalaman kuliner yang mengikuti tren global, sekaligus memberikan alternatif pilihan makanan yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.