Selasa, 21 Jul 2026 23:19 WIB

40 Hari KMN Entok Hilang di Laut Lamongan, Tim SAR Kerahkan Kapal Permadi

Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Memasuki hari ke-40 masa hilangnya Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok di perairan utara Jawa Timur, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Surabaya kian mengintensifkan upaya pencarian. Pada Selasa (14/7/2026), tim gabungan mengerahkan kapal canggih KN SAR 249 Permadi untuk menyisir area pencarian baru yang diduga kuat menjadi rute pelayaran dan lokasi tangkap kapal nahas tersebut.

KMN Entok sebelumnya dilaporkan hilang kontak dan belum kembali sejak berangkat mencari ikan dari wilayah Perairan Lamongan lebih dari sebulan yang lalu.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada pukul 07.15 WIB, KN SAR 249 Permadi bergerak menuju titik pencarian baru yang berjarak sekitar 157 mil laut. Dalam operasi kali ini, tim SAR turut membawa serta perwakilan keluarga korban.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., menjelaskan bahwa pelibatan keluarga korban yang juga memiliki pengalaman melaut bersama awak KMN Entok merupakan langkah taktis untuk memastikan keakuratan koordinat lokasi yang biasanya menjadi area tangkapan kapal tersebut.

"Hasil penyisiran KN SAR Permadi ini diharapkan nantinya dapat segera menemukan tanda-tanda keberadaan KMN Entok, atau setidaknya mendapatkan petunjuk serta informasi baru lainnya di lapangan," ungkap Nanang.

Baca Juga: Geger Air Sumur Bau Menyengat, Ternyata Ada Jasad Nenek yang Hilang di Sumenep

Dalam operasi pencarian berjarak ratusan mil ini, KN SAR 249 Permadi membawa tim gabungan yang terdiri dari 14 Anak Buah Kapal (ABK) KN SAR Permadi, 2 personel Unit Siaga SAR Lamongan, personel PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), anggota Ditpolairud Polda Jawa Timur, ABK KP. Manyar, serta perwakilan keluarga korban.

Sebelum menerjunkan KN SAR Permadi, Kantor SAR Surabaya sejatinya telah melakukan pemapelan informasi secara masif. Tim SAR menyebarkan e-broadcast dan peringatan maritim kepada seluruh kapal niaga maupun kapal nelayan yang melintas di jalur potensial KMN Entok.

Baca Juga: Remaja 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Nuris Jember

Jaringan kordinasi tersebut mencakup berbagai instansi strategis, di antaranya Vessel Traffic Service (VTS) Surabaya, SROP (Surabaya, Tuban, Bawean, Kalianget, Masalembu), KSOP (Tanjung Pakis, Kalianget), Satpolairud Sumenep, Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) di berbagai pulau, hingga paguyuban nelayan di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa.

Meski upaya pencarian telah diperluas baik secara fisik maupun jalur komunikasi radio, hingga Selasa siang tim SAR gabungan belum mendapati tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan KMN Entok. Belum ada temuan badan kapal, puing-puing, ataupun jejak material lain yang berkaitan dengan kapal nelayan asal Lamongan tersebut.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.