Kamis, 23 Jul 2026 03:00 WIB

Geger Air Sumur Bau Menyengat, Ternyata Ada Jasad Nenek yang Hilang di Sumenep

Proses evakuasi jenazah korban. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Proses evakuasi jenazah korban. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Misteri hilangnya Saenah (66), seorang nenek asal Desa Laklaok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, selama dua hari akhirnya terungkap secara tragis. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar sumur sedalam 40 meter, usai warga curiga dengan aroma air yang menyengat.

Peristiwa nahas ini terungkap saat warga hendak menggunakan air sumur tersebut untuk mandi. Merasa ada bau busuk yang tidak wajar, warga melakukan pengecekan ke dalam sumur dan terkejut mendapati sesosok tubuh manusia terbujur kaku di dasar perairan yang sempit tersebut. Temuan ini pun langsung dilaporkan kepada pihak berwenang.

Baca Juga: 40 Hari KMN Entok Hilang di Laut Lamongan, Tim SAR Kerahkan Kapal Permadi

Merespons laporan penemuan jenazah, Kantor SAR Surabaya segera menerjunkan satu tim rescue dari Pos SAR Sumenep. Tim yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.05 WIB langsung berkoordinasi dengan keluarga dan unsur terkait untuk merancang skenario evakuasi yang cukup menantang.

Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi Santoso, membeberkan bahwa proses pengangkatan jenazah tidak bisa dilakukan sembarangan mengingat kedalaman sumur yang mencapai 40 meter dan diameter yang hanya sekitar 1,2 meter. Petugas juga harus mewaspadai potensi gas beracun.

"Evakuasi kami awali dengan menurunkan mesin blower untuk membuang dan menetralisir zat beracun dari dalam sumur. Setelah aman, satu rescuer (penyelamat) turun menggunakan alat bantu pernapasan SCBA (Self Contained Breathing Apparatus) dengan teknik lowering atau penurunan menggunakan tali," jelas Nur Hadi.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Sesampainya di permukaan air dasar sumur, rescuer mengikatkan tali pengaman pada tubuh korban. Selanjutnya, tim di atas permukaan tanah menarik tubuh korban ke atas menggunakan teknik lifting (pengangkatan).

Proses evakuasi vertikal yang menggunakan metode High Angle Rescue Technique (HART) ini berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar 1 jam 10 menit. Jenazah korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari lubang sumur pada pukul 12.25 WIB.

Baca Juga: Remaja 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Nuris Jember

Jenazah Saenah langsung dibawa menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

"Setelah korban selesai dievakuasi dan diserahkan ke keluarga, operasi SAR ini secara resmi dinyatakan ditutup," terang Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.