Selasa, 21 Jul 2026 19:22 WIB

AI Makin Dibutuhkan, ISTTS Gandeng LPK CKW Gelar Workshop di Malang

Materi disampaikan oleh Profesor Esther Irawati Setiawan, Head of Department ISTTS. (Foto: Cahyadi for jatimnow.com)
Materi disampaikan oleh Profesor Esther Irawati Setiawan, Head of Department ISTTS. (Foto: Cahyadi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bukan lagi teknologi yang hanya digunakan perusahaan besar. Beragam profesi, mulai jurnalis, guru, mahasiswa hingga pelaku usaha kini mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas.

Menjawab kebutuhan tersebut, Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) berkolaborasi dengan LPK Cipta Kriya Wiyasa (CKW) menggelar Workshop Digital Google NotebookLM sekaligus Sertifikasi Gemini AI di Malang Creative Center (MCC), pada Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: LG Hadirkan Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI di Surabaya

Pendiri Malang Autism Center (MAC) sekaligus LPK Cipta Kriya Wiyasa, Mohammad Cahyadi, mengatakan penguasaan teknologi AI menjadi keterampilan baru yang dibutuhkan hampir di semua sektor pekerjaan.

"Kerja sama dengan ISTTS menjadi langkah awal kami menghadirkan pelatihan teknologi yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja. Kami ingin masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi digital," kata Cahyadi.

Workshop tersebut memperkenalkan Google NotebookLM, platform berbasis AI yang mampu membantu pengguna mengolah dokumen, membuat ringkasan, mencari referensi, menganalisis informasi hingga menyusun ide secara lebih cepat.

Selain pelatihan praktik, peserta juga mengikuti Sertifikasi Gemini AI sebagai bukti kompetensi dasar dalam memanfaatkan teknologi AI generatif.

Materi disampaikan oleh Profesor Esther Irawati Setiawan, Head of Department ISTTS yang juga dikenal sebagai Google Developer Expert in Machine Learning & Google Cloud serta NVIDIA Deep Learning Instructor.

Baca Juga: Emil Dardak Dorong Komunitas Developer AI Jadi Penggerak Ekonomi Digital Jatim

Menurut Cahyadi, selama ini LPK Cipta Kriya Wiyasa mengembangkan berbagai pelatihan di bidang digital media, musik, food and beverage (F&B), hingga layanan.

Seiring pesatnya perkembangan teknologi, lembaga tersebut mulai memperluas program ke bidang AI.

"Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada satu kegiatan. Ke depan akan ada pelatihan dan sertifikasi lain yang bisa memberikan bekal keterampilan digital kepada masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Inside The Frame, Membedah Alur Kerja Film Profesional di ISTTS

Sementara itu, ISTTS yang mengusung konsep AI Campus telah mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran.

Kampus tersebut juga menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan teknologi dunia seperti Google, Microsoft, AWS Academy, NVIDIA Deep Learning, dan Alibaba.

Kolaborasi perdana antara ISTTS dan LPK Cipta Kriya Wiyasa diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya lebih banyak program peningkatan kompetensi digital, sehingga masyarakat Jawa Timur semakin siap menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berubah akibat perkembangan teknologi AI.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.