Selasa, 16 Jun 2026 04:35 WIB

Aksi Penyelamatan Pemuda Panjat Tower 20 Meter di Sidoarjo Berjalan Alot

Aksi penyelamatan seorang pemuda dari atas tower BTS oleh Tim SAR Surabaya. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Aksi penyelamatan seorang pemuda dari atas tower BTS oleh Tim SAR Surabaya. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Tim SAR (Search and Rescue) gabungan sukses melakukan evakuasi dramatis terhadap seorang pemuda yang nekat memanjat menara telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) setinggi kurang lebih 20 meter di Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (22/4/2026) malam.

Pemuda asal Sleman bernama Andika Resta (25) tersebut awalnya dilaporkan telah berada di atas menara sejak pukul 16.27 WIB. Merespons laporan kedaruratan dari Polsek Sedati, Kantor SAR Surabaya langsung menerjunkan satu tim khusus yang dilengkapi dengan peralatan vertical rescue (penyelamatan vertikal).

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Proses evakuasi yang menegangkan tersebut memakan waktu sekitar dua jam. Proses penyelamatan dimulai saat seorang rescuer (penyelamat) dari Basarnas naik terlebih dahulu membawa perlengkapan tali keselamatan untuk mendekati dan membujuk (approach) korban.

"Saat kami melakukan upaya komunikasi, survivor (korban) memang tidak menjawab secara verbal. Namun, kita bersyukur karena ia kooperatif dan tidak melawan saat kami mulai memasangkan tali pengaman (harness) di tubuhnya," jelas Lipendi, rescuer Kantor SAR Surabaya yang pertama kali mencapai posisi korban.

Setelah korban aman, personel tambahan yang terdiri dari satu anggota Basarnas dan dua personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Sidoarjo menyusul naik. Mereka bahu-membahu merakit sistem lowering untuk menurunkan tubuh korban secara vertikal menggunakan mekanisme tali.

Baca Juga: Pendaki 18 Tahun Terperosok ke Jurang Semeru Sedalam 300 Meter

Kerja keras tim gabungan membuahkan hasil. Tepat pada pukul 20.23 WIB, pemuda tersebut berhasil menapakkan kaki kembali di tanah dengan selamat.

Setibanya di bawah, tim medis langsung memberikan penanganan awal sebelum membawa Andika ke Puskesmas Sedati untuk observasi lebih lanjut.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy yang memimpin langsung di lokasi kejadian menambahkan, pihaknya tidak mengetahui pasti motif utama atas tidakan tersebut. Namun, dugaan awal mengarah pada gejala depresi.

"Kita belum mengetahui pasti motif utama mengapa survivor nekat melakukan tindakan ini, namun dugaan awal mengarah pada kondisi depresi. Dari hasil pemeriksaan di Puskesmas, kondisi fisiknya dinyatakan selamat dan sehat," urai Didit.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.