Kamis, 18 Jun 2026 16:29 WIB

Desak Penahanan Ahmad Dhani, KEB NKRI Gelar Aksi di Polda Jatim

Aksi demonstrasi di depan Mapolda Jatim
Aksi demonstrasi di depan Mapolda Jatim

jatimnow.com - Massa yang mengatasnamakan Koalisi Elemen Bela (KEB) NKRI bersama Arek Suroboyo menggelar aksi di depan Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (26/10/2018). Mereka mendukung langkah polisi dalam penyidikan kasus Ahmad Dhani.

Dalam aksinya, massa membeberkan kertas karton di jalanan. Diantara tulisan tersebut menyebutkan "Arek Suroboyo Mendukung Kinerja Polri Terkait Kasus Ahmad Dhani, Jangan Biarkan Ahmad Dhani Lari, Penjarakan Secepatnya, Penjarahan Ahmad Dhani Sekarang".

Jubir KEB NKRI, Rudi Rosadi mengatakan, bahwa aksinya kali ini untuk medukung Polda Jawa Timur dalam menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka pada kasus pencemaran nama baik. Menurutnya hal tersebut keputusan yang sangat tepat.

"Dhani ditetapkan sebagai tersangka adalah keputusan yang sangat tepat," ungkap Rudi Rosadi

Usai ditetapkan sebagai tersangka, massa KEB NKRI juga meminta Polda Jatim untuk segera menahan Ahmad Dhani atas kasus dugaan pencemaran nama baik dengan tuduhan pasal 27 ayat 3 UU ITE.

"Harapannya kita, Polda Jatim segera menahan Ahmad Dhani," ungkapnya," ujarnya.

Ditanya soal Ahmad Dhani yang menyatakan dirinya dipersekusi pada peristiwa di Hotel Majapahit beberapa waktu lalu, Rudi enggan menjawab. Ia mengatakan bahwa tujuan Ahmad Dhani ke Surabaya untuk menggelar deklarasi #2019GantiPresiden.

Mereka berasumsi bahwa Deklarasi yang dilakukan Ahmad Dhani bersama banyak masyarakat bahwa seruan tersebut berujung makar.

"Kami berasumsi Presiden itu diganti raja atau kaisar, dan kami menganggap aksi deklarasi tersebut berujung makar. Kalau bicara persekusi kita ndak mau ngomong masalah itu. kita nggak melakukan persekusi," pungkasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.