Warga Jember Tenang, Pertamina Guyur Ribuan LPG 3 Kg Tambahan ke Desa
- Penulis : Ali Masduki
- | Rabu, 22 Apr 2026 13:56 WIB
jatimnow.com - Pertamina Patra Niaga bergerak cepat meredam gejolak stok elpiji melon di Kabupaten Jember. Sejak Senin kemarin, ribuan tabung LPG 3 kg tambahan mulai membanjiri pasar melalui skema operasi pasar besar-besaran yang menyasar puluhan titik kecamatan guna memastikan kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro tetap aman.
Langkah ini diambil setelah isu kelangkaan pasokan sempat memicu kekhawatiran warga sepanjang April 2026. Mengantisipasi kepanikan publik, Pertamina tidak hanya menambah volume pengiriman, tetapi juga terjun langsung memantau rantai distribusi dari level pengisian hingga pangkalan resmi.
Baca Juga: Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjamin bahwa secara teknis stok di wilayah Jember berada pada posisi aman.
Menurutnya, gangguan yang dirasakan masyarakat lebih disebabkan oleh lonjakan konsumsi saat libur panjang Paskah dan momentum pasca Idulfitri.
"Kami sudah mengecek langsung dan memastikan penyaluran dari SPPBE ke pangkalan tidak ada kendala. Sebagai langkah nyata, kami menambah pasokan secara bertahap sejak awal bulan dan puncaknya adalah operasi pasar ini untuk menormalkan kembali distribusi," ujar Ahad, Rabu (22/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, Pertamina menggandeng Pemerintah Kabupaten Jember untuk menentukan titik-titik krusial yang membutuhkan intervensi stok. Hingga hari ini, sebanyak 1.500 tabung telah ludes diserbu warga di lima kecamatan pertama.
Rencananya, aksi jemput bola ini akan menyisir 31 kecamatan di seluruh Jember hingga 4 Mei 2026 mendatang.
Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang
"Setiap kecamatan rata-rata mendapat jatah 300 tabung, namun angka ini fleksibel mengikuti dinamika kebutuhan di lapangan," tambah Ahad.
Pihak Pertamina juga mengingatkan warga agar tidak terjebak harga tinggi di tingkat pengecer. Masyarakat didorong untuk membeli langsung di pangkalan resmi agar mendapatkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.000.
Di sisi lain, pengawasan terhadap agen dan pangkalan kini diperketat. Pertamina mewajibkan setiap pangkalan mendata konsumen secara disiplin agar subsidi negara tidak salah sasaran atau ditimbun oleh spekulan.
Sanksi bagi mitra yang bermain-main dengan aturan tidaklah main-main. Ahad menegaskan, pihaknya siap mengambil tindakan tegas jika ditemukan pangkalan yang melanggar ketentuan distribusi.
Baca Juga: Demi Mendapat Uang Dari Orang Tua, Remaja di Jember Rekayasa Pembegalan
"Kami tidak segan menghentikan alokasi stok hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) jika ada agen atau pangkalan resmi yang terbukti nakal," tegasnya.
Bagi masyarakat yang menemui kendala distribusi atau menemukan harga yang melambung jauh di atas HET pangkalan, Pertamina menyediakan layanan pengaduan melalui Contact Center 135.
Lokasi pangkalan resmi terdekat juga bisa dicek secara mandiri melalui laman subsidi tepat LPG milik Pertamina.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-83943-warga-jember-tenang-pertamina-guyur-ribuan-lpg-3-kg-tambahan-ke-desa