Minggu, 07 Jun 2026 01:18 WIB

Ning Ghyta Curi Perhatian di Anugerah Puspa Bangsa 2026 dengan Batik Khas Jember

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 21 Apr 2026 18:35 WIB
Ning Ghyta Eka Puspita mengenakan batik khas Jember. (Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Ning Ghyta Eka Puspita mengenakan batik khas Jember. (Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ning Ghyta Eka Puspita tampil memikat saat menghadiri Anugerah Puspa Bangsa 2026 di Menara Kompas, Jakarta, dengan mengenakan batik khas Jember.

Istri Bupati Jember Muhammad Fawait itu mengenakan dress batik bernuansa pink dan marun yang menghadirkan kesan elegan, sekaligus mempertegas identitas budaya lokal yang sarat makna dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kompas TV tersebut.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Batik yang dikenakan merupakan karya Dekranasda Kabupaten Jember, yang menjadi simbol kebanggaan daerah sekaligus representasi kearifan lokal yang terus dijaga dan dikembangkan. Motif yang diangkat adalah Pesadingan, yang terinspirasi dari sejarah Kerajaan Sading di Kecamatan Puger.

Motif tersebut mencerminkan kemakmuran masyarakat pada masa lampau, sekaligus menjadi pengingat akan potensi besar yang dimiliki Jember hingga saat ini.

Ning Ghyta Eka Puspita menyampaikan bahwa pemilihan batik ini bukan sekadar estetika, melainkan bentuk kecintaan terhadap warisan budaya daerah.

Ketua TP PKK Jember itu menegaskan pentingnya menjaga identitas lokal di tengah arus modernisasi, serta mendorong generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai batik sebagai bagian dari jati diri bangsa.

“Batik ini bukan hanya kain, tetapi juga cerita. Motif Pesadingan mengingatkan kita pada sejarah kejayaan dan kemakmuran masyarakat Jember di masa lalu,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga: Kota Jinhua Tiongkok Buka Peluang Kerja Sama Sister City dengan Jember

“Harapannya, semangat tersebut dapat terus hidup dan menginspirasi langkah kita ke depan menuju Jember yang lebih maju dan sejahtera,” imbuhnya.

Partisipasi dalam ajang nasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan batik Jember ke khalayak yang lebih luas. Kehadiran Ning Ghyta dengan balutan batik khas daerah turut memperkuat citra Jember sebagai wilayah yang kaya budaya dan berkomitmen melestarikan warisan leluhur.

Melalui penampilan tersebut, tersirat pesan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pelestarian budaya sebagai fondasi identitas masyarakat.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Semangat “Jember Baru, Jember Maju” pun digaungkan sebagai harapan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 menjadi ruang bagi perempuan inspiratif untuk menunjukkan kontribusinya di berbagai bidang, sekaligus menjadi panggung bagi daerah dalam menampilkan keunggulan budayanya.

Kehadiran batik Jember dalam acara ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal mampu bersaing dan bersinar di tingkat nasional.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.