Ning Ghyta Curi Perhatian di Anugerah Puspa Bangsa 2026 dengan Batik Khas Jember
- Penulis : Yanuar D
- | Selasa, 21 Apr 2026 18:35 WIB
jatimnow.com - Ning Ghyta Eka Puspita tampil memikat saat menghadiri Anugerah Puspa Bangsa 2026 di Menara Kompas, Jakarta, dengan mengenakan batik khas Jember.
Istri Bupati Jember Muhammad Fawait itu mengenakan dress batik bernuansa pink dan marun yang menghadirkan kesan elegan, sekaligus mempertegas identitas budaya lokal yang sarat makna dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kompas TV tersebut.
Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan
Batik yang dikenakan merupakan karya Dekranasda Kabupaten Jember, yang menjadi simbol kebanggaan daerah sekaligus representasi kearifan lokal yang terus dijaga dan dikembangkan. Motif yang diangkat adalah Pesadingan, yang terinspirasi dari sejarah Kerajaan Sading di Kecamatan Puger.
Motif tersebut mencerminkan kemakmuran masyarakat pada masa lampau, sekaligus menjadi pengingat akan potensi besar yang dimiliki Jember hingga saat ini.
Ning Ghyta Eka Puspita menyampaikan bahwa pemilihan batik ini bukan sekadar estetika, melainkan bentuk kecintaan terhadap warisan budaya daerah.
Ketua TP PKK Jember itu menegaskan pentingnya menjaga identitas lokal di tengah arus modernisasi, serta mendorong generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai batik sebagai bagian dari jati diri bangsa.
“Batik ini bukan hanya kain, tetapi juga cerita. Motif Pesadingan mengingatkan kita pada sejarah kejayaan dan kemakmuran masyarakat Jember di masa lalu,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Kota Jinhua Tiongkok Buka Peluang Kerja Sama Sister City dengan Jember
“Harapannya, semangat tersebut dapat terus hidup dan menginspirasi langkah kita ke depan menuju Jember yang lebih maju dan sejahtera,” imbuhnya.
Partisipasi dalam ajang nasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan batik Jember ke khalayak yang lebih luas. Kehadiran Ning Ghyta dengan balutan batik khas daerah turut memperkuat citra Jember sebagai wilayah yang kaya budaya dan berkomitmen melestarikan warisan leluhur.
Melalui penampilan tersebut, tersirat pesan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pelestarian budaya sebagai fondasi identitas masyarakat.
Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas
Semangat “Jember Baru, Jember Maju” pun digaungkan sebagai harapan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 menjadi ruang bagi perempuan inspiratif untuk menunjukkan kontribusinya di berbagai bidang, sekaligus menjadi panggung bagi daerah dalam menampilkan keunggulan budayanya.
Kehadiran batik Jember dalam acara ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal mampu bersaing dan bersinar di tingkat nasional.
Editor : Yanuar D