Cek Stok Beras di Sidoarjo, Mentan Amran Bantah Isu Impor
- Penulis : Ali Masduki
- | Minggu, 19 Apr 2026 19:06 WIB
jatimnow.com - Isu swasembada pangan yang diragukan sejumlah pihak langsung diuji di lapangan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turun ke gudang Bulog di Buduran dan mendapati stok beras dalam kondisi melimpah.
Temuan tersebut diperkuat oleh Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, Musaffa’ Safril, yang ikut dalam inspeksi mendadak. Ia menyebut kondisi gudang mencerminkan situasi nyata di lapangan.
Baca Juga: Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Distribusi Beras SPHP
“Kami melihat langsung gudang Bulog terisi penuh beras hasil panen petani. Fakta ini tidak bisa dibantah,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Bagi masyarakat, ketersediaan stok beras menjadi penentu stabilitas harga dan ketahanan pangan. Safril menilai kondisi tersebut menunjukkan produksi lokal mampu memenuhi kebutuhan tanpa ketergantungan impor.
Ia menambahkan, keterlibatan Ansor melalui program Patriot Ketahanan Pangan turut memperkuat rantai produksi di daerah. Jaringan kader di berbagai wilayah Jawa Timur, kata dia, sejak awal melaporkan peningkatan hasil panen.
“Data dari kader kami di lapangan konsisten. Produksi meningkat dan distribusi berjalan,” ucapnya.
Berdasarkan data terbaru, stok beras di Jawa Timur mencapai sekitar 1,2 juta ton. Dari jumlah itu, sekitar 615 ribu ton tersimpan di gudang Perum Bulog yang tersebar di 205 unit gudang.
Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton
Dengan angka tersebut, Safril memastikan kebutuhan pangan masyarakat masih dalam batas aman. Ia juga meminta publik lebih selektif menerima informasi yang beredar.
“Jangan mudah percaya kabar yang belum jelas. Data yang ada menunjukkan Jawa Timur sudah swasembada,” katanya.
Di lokasi yang sama, Mentan Amran menegaskan arah kebijakan pemerintah tetap berpihak pada petani dalam negeri. Menurutnya, peningkatan produksi menjadi dasar untuk mengurangi bahkan menghentikan impor beras.
Baca Juga: Bulog Tulungagung Mulai Salurkan Jagung SPHP Untuk Peternak Ayam
“Kalau produksi sudah mencukupi, tidak ada alasan untuk impor. Itu komitmen kami,” tegasnya.
Ia juga menyinggung munculnya narasi yang meragukan capaian swasembada. Menurut Amran, opini semacam itu berpotensi merugikan petani lokal yang tengah menikmati hasil panen.
Sidak di Sidoarjo tersebut menjadi salah satu gambaran kondisi stok pangan di daerah sentra produksi. Dengan gudang yang terisi penuh dan distribusi yang berjalan, pemerintah menilai ketahanan pangan nasional berada pada jalur yang aman.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-83881-cek-stok-beras-di-sidoarjo-mentan-amran-bantah-isu-impor