Minggu, 14 Jun 2026 16:09 WIB

Golkar Surabaya Rayakan HUT ke 54 Secara Sederhana

Arif Fathoni, Ketua Panitia HUT Partai Golkar
Arif Fathoni, Ketua Panitia HUT Partai Golkar

jatimnow.com - Prihatin terhadap kondisi bangsa yang sedang berduka akibat bencana alam yang mendera, Golkar Surabaya pun memperingati hari ulang tahunnya (HUT) yang ke 54 secara sederhana.

Hal ini disampaikan oleh Arif Fathoni, Ketua Panitia HUT ke 54 Partai Golkar di Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ia mengatakan, kondisi bangsa yang sedang berduka akibat bencana alam inilah yang menjadi keputusan panitia untuk menggelar acara secara sederhana.

"Karena bangsa Indonesia sedang berduka, maka sebagai partai yang berjuang bersama rakyat, kami memahami kepedihan ini dengan menggelar kegiatan yang sederhana, sekaligus berdoa bersama untuk saudara kita yang mengalami musibah bencana alam," ujarnya.

Toni, sapaan akrab Arif Fathoni, menambahkan, kegiatan HUT kali ini juga diisi dengan renungan bersama tentang kegaduhan akibat kontestasi politik yang memanas.

"Kontestasi pemilu harusnya disambut dengan suka cita, bukan dengan cara-cara mengadu domba. Kita punya kewajiban moral mengingatkan semua elemen bangsa, untuk menyudahi segala kegaduhan ini," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Ketua Golkar Surabaya, Blegur Prijanggono mengatakan, dalam momen sumpah pemuda tahun 2018 ini, pihaknya berharap, semua elit politik memiliki kesadaran membuat situasi politik menjadi teduh dan tidak menurunkan pernyataan-pernyataan yang memancing kegaduhan.

"Tahun 1928 saat itu, telah terjadi konsensus nasional bahwa adanya kesadaran sebagai sebuah bangsa, yakni lahirnya sumpah pemuda yang menegaskan soal satu bahasa satu tanah air dan satu bangsa Indonesia," paparnya.

Blegur menginstruksikan kepada seluruh caleg Golkar Surabaya, untuk tidak menggunakan cara-cara kampanye negatif dalam meraih tujuan politiknya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Terlalu mahal harga yang harus dibayar bangsa ini jika hanya karena urusan pemilu kita harus membenci satu sama lain. Karena apapun pilihan politiknya, kita ini tetaplah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air Indonesia," pungkasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.