Sabtu, 06 Jun 2026 21:45 WIB

2 Kakak Balita Tewas di Kediri Diduga Turut Jadi Korban Kekerasan Keluarga

  • Penulis : Yanuar D
  • | Kamis, 16 Apr 2026 19:45 WIB
Garis polisi di rumah korban. (Istimewa)
Garis polisi di rumah korban. (Istimewa)

jatimnow.com - Kematian tragis yang menimpa balita berinisial NIZ, di Kelurahan Ngronggo pada Rabu (15/4/2026) malam turut menjadi perhatian Pemerintah Kota Kediri. Melalui Dinas Sosial, pihaknya menerjunkan tim pendamping rehabilitasi sosial untuk dua kakak NIZ yang diduga turut menjadi korban kekerasan.

NIZ bersama kedua kakaknya VIT (6) dan FIF (7) diduga turut menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan keluarga mereka sendiri. Kerabat jauh NIZ, Bagas Mohammad Suriyadi (21), mengungkapkan bahwa ketika kedua kakaknya dibawa ke rumahnya setelah dari polisi, ia melihat adanya tanda-tanda mencurigakan pada tubuh korban. Seperti yang ditemukan pada tubuh NIZ.

Baca Juga: Terdakwa Anak dalam Kasus Tewasnya Balita di Kediri Divonis 4 Tahun, Ibu Menangis

"Ada bekas luka. Cek di pinggang kanan kiri kayak memar. Kalau yang bekas rokok itu, sementara itu belum tahu, soalnya enggak ada yang merokok katanya," katanya, Kamis (16/4/2026).

Menurut Bagaz, NIZ sama halnya dengan anak-anak lainnya yang suka bermain. Ia selalu bersama dengan kedua kakaknya. Selama ini korban juga tidak pernah secara terbuka mengeluhkan adanya kekerasan. Meski begitu, korban terkadang menangis seperti anak kecil pada umumnya ketika dimarahi.

"Enggak (cerita), cuma kalau, kan nangis ditanyain kenapa? Kadang cerita kadang nggak? Ya jawabnya dimarahin," katanya.

Kini kedua kakaknya VIT dan FIF aman bersama keluarganya. Meski terkadang tampak pendiam.

Baca Juga: Tak Terima Ditegur, Pria di Tulungagung Bacok Tetangganya Saat Memancing

"Biasa bermain (kedua kakaknya). Tapi kadang diam, kadang aktif," ungkapnya.

Hingga kini, ibu korban dan ayah tirinya, serta neneknya, masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Kediri Kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttaqin mengatakan bahwa, pihaknya telah menerjunkan pendamping rehabilitas sosial serta bantuan pengobatan bagi pihak yang terdampak.

Baca Juga: Sempat Kabur ke Lombok, Pelaku Penganiayaan di Probolinggo Serahkan Diri

"Tadi mbak wali (Wali Kota Kediri) juga sudah menyampaikan. Intinya kita harus yang pertama terkait penanganan terkait psikologisnya untuk anak-anaknya, keluarganya, kemudian dan juga terkait dengan bantuan pengobatan untuk yang terdampaklah seperti itu," jelasnya.

Ke depan pihaknya akan memaksimalkan lagi peran RT maupun kelurahan agar kejadian hal semacam ini tidak terulang kembali dimana korban tidak terdata di dalam KK, sehingga tidak bisa memberikan bantuan secara maksimal.

"Kalau dari dinsos kan dari hulu sekali ya, terlalu jauh kalau kayak gini, harusnya dari misalnya dari RT lanjut ke kelurahan, kelurahan baru disampaikan kita nanti kita pasti akan turun tapi hal-hal kayak seperti ini kan sayang sekali kita tidak bisa, apa ya baru terendus. Seperti ini gitu ke depannya kita maksimalkan lagi peran kelurahan dan juga RT," jelasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.