Senin, 08 Jun 2026 21:13 WIB

Evaluasi Program MBG, Mbak Vinanda Tegaskan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 15 Apr 2026 19:00 WIB
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pelaksanaan Program MBG yang digelar di Ruang Joyoboyo. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pelaksanaan Program MBG yang digelar di Ruang Joyoboyo. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pelaksanaan Program MBG yang digelar di Ruang Joyoboyo, Rabu (15/04/2026). Kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal dan tepat sasaran.

Dalam arahannya, Mbak Vinanda menekankan pentingnya evaluasi sebagai langkah strategis untuk mengukur capaian sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan. Ia menjelaskan bahwa program MBG berangkat dari visi kemanusiaan, dengan harapan anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu, dapat memperoleh asupan gizi sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik akan menghasilkan generasi yang berkualitas. Selain itu, Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, melalui forum ini saya mengajak Bapak/Ibu untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan, serta merumuskan langkah-langkah yang tepat agar program ini dapat berjalan lebih baik, efektif, dan memberikan manfaat yang maksimal,” tegasnya.

Wali kota termuda ini juga mengingatkan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh SPPG dan pihak terkait. Untuk menjamin mutu dan keamanan pangan dalam Program MBG, setiap SPPG diwajibkan menerapkan standar keamanan pangan melalui dua sertifikasi utama, yaitu Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) serta Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Kota Kediri Sepi Peminat, Sistem Asrama Jadi Kendala

Selain itu, yayasan atau mitra pelaksana diminta untuk memperhatikan sarana dan prasarana SPPG sesuai dengan pedoman dari Badan Gizi Nasional. Aspek lain yang tak kalah penting adalah penyusunan menu MBG yang harus mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan. Pemilihan bahan baku harus dilakukan secara cermat dan layak, serta dilengkapi dengan uji cepat (rapid test) terhadap makanan. Relawan SPPG juga harus bekerja sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Saya yakin setiap SPPG telah menakar kebutuhan gizi dengan tepat. Namun, penting juga untuk memberikan informasi terkait angka kecukupan gizi, waktu produksi makanan, serta batas waktu konsumsi yang dianjurkan,” ungkapnya.

Mbak Vinanda menegaskan agar seluruh pihak terus memperkuat koordinasi dan sinergi. Ia mengingatkan bahwa tujuan utama program ini adalah memastikan kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi. Namun, jika sistem pelaksanaannya tidak berjalan dengan baik, maka tujuan tersebut tidak akan tercapai.

Baca Juga: Antisipasi Macet Saat CFN 6 Juni, Stasiun Kediri Imbau Penumpang Datang Lebih Awal

“Jaga kuantitas dan kualitas makanan. Jangan sampai kualitas menurun dan merugikan penerima manfaat,” tegasnya.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Pj Sekda Endang Kartika Sari, perwakilan Forkopimda, Kepala OPD terkait, Koordinator Wilayah MBG tingkat kota dan kecamatan, Ketua Yayasan, serta tamu undangan lainnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.