Senin, 15 Jun 2026 12:17 WIB

Ini Gambaran Rencana Flyover Mengkreng, Panjangnya Sekitar 700 Meter

  • Penulis : Yanuar D
  • | Jumat, 10 Apr 2026 14:40 WIB
Sirkulasi flyover Mengkreng yang dipaparkan dalam pertemuan tiga kepala daerah. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Sirkulasi flyover Mengkreng yang dipaparkan dalam pertemuan tiga kepala daerah. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jombang dan Nganjuk tengah menyelesaikan proposal pembangunan flyover Mengkreng, sebagai upaya mengatasi kemacetan di Segitiga Emas ini.

Kemarin, ketiga kepala daerah telah bertemu di simpang yang merupakan salah satu titik kemacetan terpadat nasional tersebut. Sebagai gambaran, seperti yang disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, ruas flyover ini dimulai dari Jombang, lalu terbagi dua arah ke Kediri dan Nganjuk. Panjangnya sekitar 700 meter.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

“Ruasnya nanti dari wilayah Jombang, lalu terbagi dua ke arah Kediri dan Nganjuk,” terang Mas Dhito, menggambarkan arah perencanaan yang sedang disusun bersama tersebut.

Sementara itu, bagi Bupati Jombang Warsubi, pertemuan ini menjadi langkah awal yang harus segera ditindaklanjuti. Proposal bersama sebagai dasar pengajuan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga Pemerintah Pusat akan diselesaikan secepatnya.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

“Dalam satu atau dua minggu ini akan kita susun. Setelah itu kami bertiga akan menghadap Ibu Gubernur, lalu bersama-sama ke Jakarta untuk menghadap Kementrian PU,” ujarnya.

Lebih lanjut Warsubi mengatakan, hingga saat ini rencana tersebut masih menunggu finalisasi Detailed Engineering Design (DED) dari kementerian terkait. Jika flyover ini terbangun nantinya, dipastikan tidak ada lagi kemacetan panjang di titik temu arus kendaraan dari arah Kabupaten Kediri, Jombang dan Nganjuk itu.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Seperti diketahui, selama bertahun-tahun, terutama saat musim mudik Lebaran dan libur panjang, selalu terjadi kemacetan di lokasi ini.

"Pertemuan ini menjadi bagian dari sinergi Segitiga Emas (Kediri, Jombang dan Nganjuk) untuk mencari solusi komprehensif di salah satu titik kemacetan terpadat nasional," tambah Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.