Gaya Nyentrik Haji Her Saat Diperiksa KPK
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Kamis, 09 Apr 2026 23:34 WIB
jatimnow.com - Gedung Merah Putih KPK kedatangan sosok fenomenal asal Pamekasan, Kamis (09/4/2026). Haji Khairul Umam, atau yang lebih kondang disapa Haji Her, akhirnya memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi dalam kasus dugaan suap izin pita cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 16.40 WIB, bos PT Bawang Mas Group ini sama sekali tak tampak tegang. Justru dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos khas Madura, pria yang kerap dijuluki Crazy Rich Madura ini langsung menyambar pertanyaan wartawan yang sudah menunggunya di selasar gedung.
Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin dan 9 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK
"Orang Madura itu apa adanya, mas. Enggak ada itu yang namanya berbelit-belit," cetusnya sambil melempar senyum.
Haji Her menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan para tersangka dalam kasus ini, termasuk sosok Jiatmiko yang disebut-sebut sebagai otak di balik skandal cukai tersebut. Kepada penyidik, ia mengaku menjawab semua pertanyaan dengan jujur dan tanpa beban.
Menariknya, ada momen santai saat pemeriksaan berlangsung. Haji Her sempat bercerita bagaimana penyidik bertanya soal tempat menginapnya selama di Jakarta.
Begitu ia menjawab menginap di Grand Hyatt, penyidik sempat melontarkan candaan soal tarif hotelnya yang selangit.
Sambil tertawa lepas, Haji Her menjawab enteng, "Iya, saya kan banyak uang." Jawaban spontan ini sontak memecah suasana formal di tengah pusaran kasus korupsi yang tengah diusut lembaga antirasuah tersebut.
Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif, KPK Periksa 9 Saksi di Polda Jatim
Selain soal substansi kasus, ia juga mengklarifikasi isu soal dirinya yang sempat dituding mangkir pada panggilan pertama.
Menurutnya, terjadi salah paham di internal kantornya. Staf administrasinya mengira surat dari KPK adalah surat proposal bantuan yang biasa masuk ke kantor.
"Suratnya sampai tanggal 1 sore, posisi saya lagi di luar kota. Kami baru baca beneran tanggal 4, padahal undangannya buat tanggal 1. Jadi bukan sengaja nggak datang. Ini buktinya saya inisiatif datang sendiri," jelas pengusaha tembakau itu.
Kasus yang menyeret nama Haji Her ini bermula dari temuan KPK terkait manipulasi pita cukai yang diduga merugikan negara sejak akhir 2025 lalu.
Baca Juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Tulungagung Non Aktif dan Ajudannya
Modusnya, oknum pengusaha bermain mata dengan pejabat Bea Cukai untuk mendapatkan tarif cukai rendah yang tidak sesuai dengan volume produksi mesin.
Sejauh ini, KPK sudah menahan mantan Direktur Penindakan DJBC, Rizal, dan beberapa pejabat lainnya.
Haji Her sendiri menjadi salah satu dari sekian deretan bos rokok besar yang diperiksa untuk mendalami sejauh mana aliran dana suap ini menyebar ke berbagai wilayah industri tembakau.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-83636-gaya-nyentrik-haji-her-saat-diperiksa-kpk