Rabu, 22 Jul 2026 01:01 WIB

Ansor Jatim Apresiasi Bea Cukai dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril. (Foto/Dokumentasi Ansor)
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril. (Foto/Dokumentasi Ansor)

jatimnow.com - PW GP Ansor Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Bea Cukai Republik Indonesia dan BNN RI atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja jaringan internasional yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Priok.

Pengungkapan tersebut dinilai menjadi langkah besar dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman peredaran narkotika.

Baca Juga: Kurir Sabu 5,4 Kg Diringkus BNN Jatim di Bangkalan

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, menyebut keberhasilan operasi gabungan tersebut menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam memutus jaringan narkotika lintas negara.

Barang bukti yang diamankan mencapai 3.371,4 kilogram bunga atau pucuk cannabinoid marijuana asal Thailand.

Dalam operasi tersebut, pelaku menyamarkan narkotika menggunakan metode false concealment dengan menyembunyikannya di dalam koper dan gulungan matras lateks.

Pengembangan penyelidikan dilakukan hingga Gresik, Jawa Timur, dan Purwakarta, Jawa Barat. Dari pengungkapan itu, aparat memperkirakan lebih dari 10 juta jiwa terselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga: Kuncup Ganja Thailand yang Diamankan BNN di Gresik untuk Bahan Baku Liquid Vape

"Keberhasilan tersebut merupakan penyelamatan jutaan anak bangsa dari ancaman narkotika. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai dan BNN RI atas kerja profesional, sinergis, dan tanpa kompromi dalam membongkar jaringan internasional tersebut," kata Musaffa.

Ia menegaskan perang terhadap narkoba harus dilakukan secara konsisten tanpa memberi ruang bagi pelaku kejahatan.

Menurutnya, siapa pun yang menjadikan generasi muda sebagai sasaran peredaran narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa.

Baca Juga: BNN Bongkar Gudang Narkotika di Gresik, Amankan 3,37 Ton Kuncup Ganja dari Thailand

Karena itu, GP Ansor Jawa Timur mendukung penuh langkah aparat untuk memburu seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pelaku di lapangan hingga pengendali jaringan.

Musaffa juga mengajak masyarakat, terutama kader Ansor dan Banser, memperkuat ketahanan sosial melalui edukasi serta kepedulian terhadap bahaya narkoba.

"Menjaga generasi dari narkotika adalah ikhtiar menjaga masa depan Indonesia. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi bandar narkoba di negeri ini. Melindungi generasi bangsa adalah harga mati," ujarnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.