Kamis, 18 Jun 2026 21:20 WIB

Ribuan Siswa SMP di Kediri Mulai Ikuti TKA, Bukan Penentu Kelulusan

  • Penulis : Yanuar D
  • | Senin, 06 Apr 2026 21:45 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin. (Foto: Nanik for jatimnow.com)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin. (Foto: Nanik for jatimnow.com)

jatimnow.com – Ribuan siswa kelas akhir tingkat SMP, baik negeri maupun swasta di Kediri, resmi mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai Senin (6/4/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, menyebutkan jumlah peserta TKA SMP tahun ini mencapai 15.579 siswa, dengan 2.600 siswa di antaranya berasal dari SMP swasta.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

“Dari pantauan yang ada, kegiatan pendukung ya, fasilitas listrik, fasilitas internet berjalan dengan baik,” terangnya.

Menurut Muhsin, TKA bukan menjadi penentu kelulusan siswa. Keputusan kelulusan tetap menjadi kewenangan masing-masing satuan pendidikan melalui kepala sekolah dan dewan guru. Namun, hasil TKA akan menjadi salah satu bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kita berharap agar TKA ini berhasil menghimpun data ya terkait dengan kemampuan anak sehingga kita memperoleh bahan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan layanan pendidikan di masa yang akan datang,” jelasnya.

Salah satu sekolah yang pelaksanaan TKA sesi pertamanya berjalan lancar adalah SMP Negeri 3 Plosoklaten.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Kepala sekolah, Widyawati Nugraheni, mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan matang, termasuk dalam penyediaan perangkat.

“Perangkatnya kita alhamdulillah dapat bantuan Chromebook itu dan ada laptop juga kemarin dari Korea ya, kita dapat tambahan. Jadi, aman di sekolah kita,” ungkapnya.

Sebanyak 236 siswa mengikuti TKA di sekolah tersebut dari total 239 siswa. Sementara itu, tiga siswa lainnya tidak mengikuti ujian berdasarkan keputusan orang tua.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Menurut Widyawati, TKA memiliki perbedaan dibandingkan sistem ujian sebelumnya, terutama pada penekanan aspek literasi dan numerasi.

“Kalau ini karena ada literasi numerasi itu bacaannya panjang-panjang. Nah, mungkin kerumitannya di situ. Jadi, kebiasaan anak membaca itu yang memang menjadi punjernya kan di situ. Tapi kalau masalah kerumitan soal dan sebagainya, saya pikir ini lebih mudah, lebih mudah,” katanya.

Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026 dengan tiga sesi setiap hari. Sekolah juga diberi keleluasaan untuk mengatur jadwal pelaksanaan sesuai dengan jumlah siswa dan ketersediaan perangkat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.