Rabu, 17 Jun 2026 20:49 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Penambahan Titik CFD, Prioritaskan Akhir Pekan

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 03 Apr 2026 10:50 WIB
Aktifitas CFD di Surabaya. (Foto: Riski/jatimnow.com)
Aktifitas CFD di Surabaya. (Foto: Riski/jatimnow.com)

jatimnow.com – Pemkot Surabaya berencana menambah durasi sekaligus memperluas titik pelaksanaan Car Free Day (CFD) di sejumlah ruas jalan. Kebijakan ini merupakan respons atas imbauan pemerintah pusat yang mendorong daerah memperluas cakupan kegiatan CFD.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, penerapan CFD di Kota Pahlawan tetap mempertimbangkan aspek mobilitas warga, khususnya pada hari kerja yang memiliki tingkat kepadatan tinggi.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

“Kalau kita kan CFD sudah pasti hari Sabtu dan Minggu. Tapi rata-rata Minggu, kalau hari biasa tidak mungkin,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Menurut Eri, aktivitas masyarakat di Surabaya pada hari kerja sangat padat, bahkan jumlah mobilitas harian bisa mencapai sekitar 8 juta orang. Kondisi ini dipengaruhi oleh arus pergerakan warga dari daerah penyangga seperti Sidoarjo dan Gresik yang melintasi Surabaya.

“Karena hari biasa itu di Surabaya penduduknya bisa sampai 8 juta. Banyak yang dari Sidoarjo ke Gresik lewat Surabaya. Kalau CFD setiap hari kerja kasihan,” jelasnya.

Pemkot Surabaya memilih untuk mengoptimalkan pelaksanaan CFD pada akhir pekan, terutama hari Minggu, dengan menambah titik lokasi tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

“Yang hari Minggu akan kita perbanyak, jadi titiknya kita tambah,” tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Saat ini, CFD rutin digelar setiap Minggu di sejumlah kawasan, seperti Jalan Darmo, Jalan Tunjungan, Jalan Jemur Andayani, Jalan Kertajaya, hingga kawasan Kota Lama Kembang Jepun.

Pemkot Surabaya juga menyiapkan kebijakan penggunaan transportasi umum bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan diterapkan pada Rabu atau Kamis.

Dalam kebijakan tersebut, ASN diwajibkan tidak menggunakan kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi berbahan bakar minyak, melainkan beralih ke transportasi umum sebagai upaya efisiensi energi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Jadi nanti hari Rabu atau Kamis tidak pakai kendaraan dinas atau pribadi, tapi menggunakan transportasi umum,” ungkapnya.

Meski demikian, penggunaan kendaraan listrik tetap diperbolehkan karena dinilai sejalan dengan upaya penghematan energi.

“Kalau mobil listrik atau sepeda motor listrik silakan dipakai. Itu tidak masalah,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.