Rabu, 22 Jul 2026 05:25 WIB

Lebih Irit dari Elpiji, Jargas Jadi Andalan Ibu Rumah Tangga Tarakan

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 31 Mar 2026 08:27 WIB
BPH Migas melakukan monitoring ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri 2026 di Kota Tarakan. (Foto: PGN for jatimnow.com)
BPH Migas melakukan monitoring ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri 2026 di Kota Tarakan. (Foto: PGN for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kehadiran jaringan gas kota (jargas) di Tarakan, Kalimantan Utara, mulai mengubah pola konsumsi energi rumah tangga secara masif.

Memasuki periode puncak kebutuhan memasak di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 2026, warga setempat mengaku lebih tenang karena tidak lagi bergantung pada ketersediaan stok tabung LPG di pangkalan.

Baca Juga: Pabrik Sepeda di Semarang Gunakan Gas Bumi PGN, Produksi Kian Efisien

Gas bumi yang mengalir langsung ke dapur warga terbukti memberikan kepastian pasokan sekaligus menekan pengeluaran bulanan secara signifikan.

Sabira, seorang warga di Kelurahan Karang Rejo, menceritakan pengalamannya beralih dari tabung melon ke jargas.

Baginya, kenyamanan paling terasa adalah hilangnya rasa waswas akan kehabisan bahan bakar di tengah aktivitas memasak.

"Aliran gasnya tersedia penuh sepanjang hari. Jadi tidak perlu takut api tiba-tiba mati saat sedang menyiapkan hidangan, apalagi di momen krusial seperti Ramadan ini," ungkap Sabira.

Dari sisi ekonomi, penggunaan gas pipa ini memangkas biaya hidup cukup drastis. Sebelum beralih, Sabira rata-rata menghabiskan empat tabung LPG 3 kilogram setiap bulan. Kini, tagihan jargas miliknya rata-rata hanya menyentuh angka Rp60.000 per bulan.

Selisih harga ini memberikan ruang napas lebih bagi pengelolaan keuangan rumah tangga. "Jauh lebih ekonomis. Sebagai ibu rumah tangga, penghematan ini sangat terasa manfaatnya untuk keperluan lain," imbuhnya.

Baca Juga: PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

Merespons tren positif ini, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan seluruh lini distribusi energi di Tarakan berada dalam level aman.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengonfirmasi bahwa baik BBM, LPG, maupun jargas tidak mengalami kendala suplai hingga hari raya mendatang.

"Kami memastikan penyaluran energi berjalan tanpa hambatan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan akses bahan bakar," jelas Wahyudi.

Senada dengan hal tersebut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku operator jargas terus memantau keandalan infrastruktur di lapangan.

Baca Juga: Pertamina dan BPH Migas Pastikan Distribusi BBM Subsidi di Jatim Kembali Normal

General Manager Sales and Operation Region (SOR) III PGN, Hedi Hedianto, menjanjikan layanan prima bagi pelanggan rumah tangga di wilayah tersebut.

"Prioritas kami adalah menjaga stabilitas penyaluran gas agar masyarakat bisa menikmati manfaatnya secara berkelanjutan tanpa gangguan teknis," tutup Hedi.

Pengalaman di Tarakan ini menjadi potret nyata bagaimana transisi menuju energi pipa tidak hanya soal modernisasi infrastruktur, tetapi juga tentang memberikan perlindungan ekonomi bagi konsumen kecil melalui harga yang lebih stabil dan kompetitif.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.