Selasa, 21 Jul 2026 23:01 WIB

PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana mewakili PGN menerima penghargaan. (Foto: PGN for jatimnow.com)
Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana mewakili PGN menerima penghargaan. (Foto: PGN for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih Indonesia Excellence Good Corporate Governance (GCG) Awards 2026. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di tengah tantangan geopolitik global serta pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Penghargaan yang diselenggarakan Warta Ekonomi melalui WartaEkonomi.co.id Research and Consulting itu menempatkan PGN sebagai penerima kategori Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Supporting National Energy Diversification and Transition – Oil and Gas Category.

Baca Juga: Pabrik Sepeda di Semarang Gunakan Gas Bumi PGN, Produksi Kian Efisien

Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan menjalankan bisnis dengan menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG).

"Penghargaan ini merupakan hasil konsistensi PGN dalam menjalankan bisnis secara berintegritas dan transparan. Perubahan lanskap bisnis pada 2026 akibat fragmentasi geopolitik dan perkembangan AI kami respons dengan memperkuat keamanan data, akuntabilitas penggunaan teknologi, serta peningkatan kompetensi digital, tanpa meninggalkan prinsip GCG sebagai pedoman utama perusahaan," ujar Eri.

Menurut Eri, penguatan tata kelola menjadi fondasi penting bagi PGN dalam menghadapi berbagai risiko, mulai dari dinamika geopolitik, perubahan regulasi, hingga percepatan transformasi digital.

PGN terus mengintegrasikan kecerdasan buatan, analitik data, dan berbagai teknologi digital ke dalam proses bisnis maupun layanan pelanggan.

Seiring transformasi tersebut, perusahaan juga memperkuat sistem keamanan siber melalui peningkatan aspek People, Process, dan Technology, sekaligus memperkuat tata kelola teknologi informasi serta kepatuhan terhadap regulasi.

Digitalisasi telah diterapkan di berbagai lini operasional, mulai dari pengelolaan aset, operasi jaringan gas bumi, hingga layanan pelanggan.

Baca Juga: Ustazah AI TikTok Viral, ICMI Jatim Buka Suara

Pada 2026, sistem keamanan siber PGN diklaim telah mencapai tingkat perlindungan optimal untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi perusahaan.

PGN juga menerapkan konsep Future-Ready Governance untuk memastikan setiap inovasi dan aktivitas operasional tetap berjalan secara transparan, akuntabel, serta bebas dari benturan kepentingan.

Selain memperkuat tata kelola, PGN tetap menjalankan berbagai proyek strategis yang mendukung transisi energi nasional. Program tersebut meliputi pengembangan jaringan pipa gas bumi, optimalisasi infrastruktur LNG, hingga pengembangan bisnis biomethane sebagai bagian dari strategi menuju bisnis rendah karbon.

Menurut Eri, penerapan GCG yang konsisten menjadi modal penting bagi PGN untuk meningkatkan daya saing sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis di tengah perubahan industri energi.

Baca Juga: Daerah Pesisir Penghasil Migas Diusulkan Dapat Dukungan Fiskal Lebih Besar

"PGN akan terus mempertahankan standar etika bisnis yang tinggi untuk mendorong pertumbuhan perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas dalam memberikan layanan gas bumi kepada masyarakat Indonesia," katanya.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN saat ini mengelola lebih dari 95 persen infrastruktur gas bumi hilir nasional dan menguasai lebih dari 90 persen pasar niaga gas bumi di Indonesia.

Posisi tersebut menjadikan perusahaan sebagai salah satu tulang punggung penyediaan energi gas bumi sekaligus pendukung transisi energi nasional.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.