Minggu, 07 Jun 2026 02:17 WIB

Alumni Pandegiling Bangkitkan Spirit Reformasi di Surabaya

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 29 Mar 2026 17:33 WIB
Ratusan alumni dan aktivis lintas daerah menghadiri Reuni 30 Tahun Pandegiling di Graha Widya Untag Surabaya, Minggu (29/3/2026). (Foto: Alumni Pandegiling for jatimnow.com)
Ratusan alumni dan aktivis lintas daerah menghadiri Reuni 30 Tahun Pandegiling di Graha Widya Untag Surabaya, Minggu (29/3/2026). (Foto: Alumni Pandegiling for jatimnow.com)

jatimnow.com - Reuni 30 tahun alumni Pandegiling menjadi ruang bertemunya kembali para aktivis lintas daerah yang pernah bergerak bersama di masa menjelang reformasi.

Pertemuan di Graha Widya Untag Surabaya, Minggu (29/3/2026), tidak sekadar temu kangen, tetapi juga upaya merawat semangat demokrasi yang pernah diperjuangkan di era penuh tekanan politik.

Baca Juga: Untag Surabaya Paparkan Strategi Internasionalisasi Kampus Swasta di Forum Pendidikan Global Tiongkok

Sejumlah peserta datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, mulai Ponorogo, Banyuwangi, Madura, Malang hingga Jombang. Mereka membawa kembali ingatan tentang masa ketika perbedaan latar belakang melebur dalam satu tujuan, yakni perubahan.

Ketua panitia, Baktiono, menyebut pertemuan tersebut sebagai momen langka setelah tiga dekade berpisah. Para peserta dulu datang dari beragam elemen masyarakat, sebagian bahkan belum saling mengenal.

“Ini momen bersejarah. Setelah 30 tahun, kami akhirnya bisa berkumpul lagi. Kami dulu berasal dari latar belakang berbeda, tetapi menjadi seperti saudara karena berjuang untuk demokrasi yang lebih baik,” ujar Baktiono.

Ia mengingatkan kembali peran Jalan Pandegiling nomor 223 yang menjadi titik temu aktivis muda pada era 1990-an. Dari tempat itu, diskusi dan gagasan perubahan disusun, meski dibayangi risiko penangkapan.

Pada masa tersebut, ruang kritik terhadap pemerintah sangat sempit. Aktivitas menyuarakan pendapat sering berujung ancaman.

Sejumlah alumni dan aktivis Pandegiling berdiri di atas panggung saat Reuni 30 Tahun di Graha Widya Untag Surabaya, Minggu (29/3/2026), berbagi kenangan sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan demokrasi era 1990-an. (Foto: Alumni Pandegiling for jatimnow.com)Sejumlah alumni dan aktivis Pandegiling berdiri di atas panggung saat Reuni 30 Tahun di Graha Widya Untag Surabaya, Minggu (29/3/2026), berbagi kenangan sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan demokrasi era 1990-an. (Foto: Alumni Pandegiling for jatimnow.com)

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Meski tidak semua alumni bisa hadir karena faktor usia dan kesehatan, dukungan tetap mengalir. Banyak di antara mereka menitipkan pesan agar semangat kebersamaan tetap dijaga.

Baktiono berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai nostalgia. Ia ingin nilai perjuangan yang dulu diperjuangkan bisa diwariskan kepada generasi muda.

“Kami dulu bergerak tanpa memikirkan imbalan. Tujuannya sederhana, Indonesia menjadi lebih baik. Semangat itu yang ingin kami teruskan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang juga bagian dari lingkar aktivis saat itu, mengaitkan reuni dengan tradisi halal bihalal di bulan Syawal.

Baca Juga: Untag Surabaya Tambah Guru Besar, Perkuat Daya Saing Kampus

“Kebetulan masih bulan Syawal, jadi sekaligus halal bihalal dengan teman-teman lama. Dulu poskonya di Pandegiling, tempat kami bergerak melawan Orde Baru,” kata Armuji.

Ia mengenang Posko Pandegiling sebagai pusat pergerakan yang berada di kantor almarhum Sutjipto. Tempat tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus koordinasi aksi.

Menurut Armuji, pertemuan tersebut menghadirkan kembali wajah-wajah lama yang telah lama terpisah sejak masa perjuangan. Meski waktu berlalu, semangat yang mereka bawa tidak berubah.

“Ini kenangan lama yang bisa kami refleksikan kembali. Teman-teman dari berbagai kota hadir, dan semangatnya tetap sama,” ujarnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.