Musala dan Rumah Warga di Kediri Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
- Penulis : Yanuar D
- | Selasa, 24 Mar 2026 18:50 WIB
jatimnow.com - Suasana Lebaran di Kabupaten Kediri diwarnai dua insiden kebakaran yang terjadi dalam waktu berdekatan, Selasa (24/3/2026). Dalam satu hari, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) harus menangani peristiwa di Kecamatan Grogol dan Kecamatan Tarokan yang sama-sama diduga dipicu korsleting listrik.
Peristiwa pertama terjadi di Musala Al Makmur, Dusun Sumbertowo, Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, sekitar pukul 08.50 WIB. Pelaksana Tugas Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa sumber api diduga berasal dari bagian atas bangunan.
Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek
“Kebakaran di Musala Al Makmur tersebut diduga api berasal dari korsleting listrik yang berada pada bagian atap/plafon musala. Lalu api merembet ke bagian samping dan dalam musala yang mengakibatkan beberapa karpet dan sound terbakar,” terangnya.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB setelah satu unit mobil damkar berkapasitas 5.000 liter dan lima personel dikerahkan ke lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta, sementara aset senilai Rp125 juta berhasil diamankan.
Beberapa jam kemudian, kebakaran kembali terjadi di Dusun Gebangkerep Wetan, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, sekitar pukul 11.39 WIB. Kepulan asap pertama kali diketahui oleh tetangga korban, mengingat rumah dalam keadaan kosong.
Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing
“Tetangga korban yang mengetahui kepulan asap di atap rumah kemudian melapor ke petugas, dikarenakan pemilik rumah sedang keluar,” ujar Kaleb.
Menurutnya, api kembali dipicu oleh korsleting listrik, kali ini berasal dari antena televisi yang berada di atap rumah dan menjalar ke bagian dalam.
“Api diduga berasal dari konsleting listrik dari antena tv yang berada di atap dalam rumah. Lalu api cepat merembet melalui kabel yang menuju ke kamar tengah yang di dalamnya berisi kasur dan lemari pakaian,” jelasnya.
Baca Juga: Anak Buaya Nyasar ke Permukiman Warga Ringinrejo Kediri
Petugas Damkar kembali bergerak cepat dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 12.15 WIB dengan kekuatan yang sama. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta, sementara barang senilai sekitar Rp200 juta berhasil diselamatkan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik, khususnya di area atap dan jaringan kabel yang rawan korsleting. Selain itu, memastikan listrik dalam kondisi mati saat meninggalkan rumah menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.
Editor : Yanuar D