Rabu, 17 Jun 2026 04:44 WIB

Musala dan Rumah Warga di Kediri Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 24 Mar 2026 18:50 WIB
Pemadaman oleh petugas Damkar Kediri. (Foto: Satpol PP Kabupaten Kediri/jatimnow.com)
Pemadaman oleh petugas Damkar Kediri. (Foto: Satpol PP Kabupaten Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana Lebaran di Kabupaten Kediri diwarnai dua insiden kebakaran yang terjadi dalam waktu berdekatan, Selasa (24/3/2026). Dalam satu hari, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) harus menangani peristiwa di Kecamatan Grogol dan Kecamatan Tarokan yang sama-sama diduga dipicu korsleting listrik.

Peristiwa pertama terjadi di Musala Al Makmur, Dusun Sumbertowo, Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, sekitar pukul 08.50 WIB. Pelaksana Tugas Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa sumber api diduga berasal dari bagian atas bangunan.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

“Kebakaran di Musala Al Makmur tersebut diduga api berasal dari korsleting listrik yang berada pada bagian atap/plafon musala. Lalu api merembet ke bagian samping dan dalam musala yang mengakibatkan beberapa karpet dan sound terbakar,” terangnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB setelah satu unit mobil damkar berkapasitas 5.000 liter dan lima personel dikerahkan ke lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta, sementara aset senilai Rp125 juta berhasil diamankan.

Beberapa jam kemudian, kebakaran kembali terjadi di Dusun Gebangkerep Wetan, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, sekitar pukul 11.39 WIB. Kepulan asap pertama kali diketahui oleh tetangga korban, mengingat rumah dalam keadaan kosong.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

“Tetangga korban yang mengetahui kepulan asap di atap rumah kemudian melapor ke petugas, dikarenakan pemilik rumah sedang keluar,” ujar Kaleb.

Menurutnya, api kembali dipicu oleh korsleting listrik, kali ini berasal dari antena televisi yang berada di atap rumah dan menjalar ke bagian dalam.

“Api diduga berasal dari konsleting listrik dari antena tv yang berada di atap dalam rumah. Lalu api cepat merembet melalui kabel yang menuju ke kamar tengah yang di dalamnya berisi kasur dan lemari pakaian,” jelasnya.

Baca Juga: Anak Buaya Nyasar ke Permukiman Warga Ringinrejo Kediri

Petugas Damkar kembali bergerak cepat dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 12.15 WIB dengan kekuatan yang sama. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta, sementara barang senilai sekitar Rp200 juta berhasil diselamatkan.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik, khususnya di area atap dan jaringan kabel yang rawan korsleting. Selain itu, memastikan listrik dalam kondisi mati saat meninggalkan rumah menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.