Sabtu, 06 Jun 2026 17:49 WIB

Warga di Tulungagung Santap Ayam Lodho Usai Salat Id

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 21 Mar 2026 10:45 WIB
Warga Desa Gandong Tulungagung menikmati ayam lodho usai salat id. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Warga Desa Gandong Tulungagung menikmati ayam lodho usai salat id. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kuliner Ketupat dan Opor Ayam selama ini identik menjadi kuliner lebaran. Namun bagi masyarakat Tulungagung, kuliner Ayam Lodho banyak dinikmati usai menunaikan ibadah Salat Id. Terutama mereka yang tinggal di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Trenggalek. Seperti yang dilakukan oleh warga Desa Gandong, Kecamatan Bandung. Setiap keluarga selalu membawa satu ekor Ayam Lodho lengkap dengan nasi gurih ke masjid sebelum dimulainya Salat Id. Setelah pelaksanaan Salat Id selesai, panitia akan membagi Ayam Lodho menjadi bungkusan kecil yang dibagikan kepada jemaah. Mereka kemudian menyantap bersama makanan tersebut di serambi masjid.

Ayam Lodho merupakan kuliner khas Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung. Sepintas ayam ini menyerupai kare karena dimasak menggunakan santan. Namun yang membedakannya sebelum diolah ayam lodho ini dibakar terlebih dahulu. Setelah itu ayam dimasak dengan campuran bumbu dan aneka rempah. Kuliner ini semakin lezat dinikmati dengan nasi gurih.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Tradisi membawa Ayam Lodho ke Masjid ini sudah berlangsung sejak lama. Usai pelaksanaan Salat Id, perwakilan jemaah mempersiapkan kuliner ini untuk disantap. Mereka membagi Ayam Lodho dan Nasi Gurih yang dibawa oleh tiap keluarga untuk dibagikan ke seluruh jemaah. Setelah khutbah dan saling bersalaman, mereka menyantap bersama kuliner Ayam Lodho ini di halaman masjid.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

Salah seorang tokoh masyarakat di desa tersebut, Ahmad Maki mengatakan tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur warga setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Tradisi ini juga mempererat ukhuwah antar warga.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Ini merupakan syukuran warga dan menjadi tradisi setiap menunaikan Salat Id, baik idul fitri maupun idul adha," pungkasnya, Sabtu (21/3/2026).

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.