Rabu, 22 Jul 2026 10:19 WIB

Warga di Tulungagung Santap Ayam Lodho Usai Salat Id

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 21 Mar 2026 10:45 WIB
Warga Desa Gandong Tulungagung menikmati ayam lodho usai salat id. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Warga Desa Gandong Tulungagung menikmati ayam lodho usai salat id. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kuliner Ketupat dan Opor Ayam selama ini identik menjadi kuliner lebaran. Namun bagi masyarakat Tulungagung, kuliner Ayam Lodho banyak dinikmati usai menunaikan ibadah Salat Id. Terutama mereka yang tinggal di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Trenggalek. Seperti yang dilakukan oleh warga Desa Gandong, Kecamatan Bandung. Setiap keluarga selalu membawa satu ekor Ayam Lodho lengkap dengan nasi gurih ke masjid sebelum dimulainya Salat Id. Setelah pelaksanaan Salat Id selesai, panitia akan membagi Ayam Lodho menjadi bungkusan kecil yang dibagikan kepada jemaah. Mereka kemudian menyantap bersama makanan tersebut di serambi masjid.

Ayam Lodho merupakan kuliner khas Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung. Sepintas ayam ini menyerupai kare karena dimasak menggunakan santan. Namun yang membedakannya sebelum diolah ayam lodho ini dibakar terlebih dahulu. Setelah itu ayam dimasak dengan campuran bumbu dan aneka rempah. Kuliner ini semakin lezat dinikmati dengan nasi gurih.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Tradisi membawa Ayam Lodho ke Masjid ini sudah berlangsung sejak lama. Usai pelaksanaan Salat Id, perwakilan jemaah mempersiapkan kuliner ini untuk disantap. Mereka membagi Ayam Lodho dan Nasi Gurih yang dibawa oleh tiap keluarga untuk dibagikan ke seluruh jemaah. Setelah khutbah dan saling bersalaman, mereka menyantap bersama kuliner Ayam Lodho ini di halaman masjid.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Salah seorang tokoh masyarakat di desa tersebut, Ahmad Maki mengatakan tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur warga setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Tradisi ini juga mempererat ukhuwah antar warga.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Ini merupakan syukuran warga dan menjadi tradisi setiap menunaikan Salat Id, baik idul fitri maupun idul adha," pungkasnya, Sabtu (21/3/2026).

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.