Sabtu, 06 Jun 2026 18:10 WIB

Punya Hitungan Sendiri, Puluhan Warga di Tulungagung Gelar Salat Id

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 19 Mar 2026 09:31 WIB
Santri dan warga sekitar Ponpes Al Khoiriyah di Tulungagung gelar Salat Id hari ini. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Santri dan warga sekitar Ponpes Al Khoiriyah di Tulungagung gelar Salat Id hari ini. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan santri dan warga di sekitar lingkungan Pondok Pesantren Al Khoiriyah di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, menggelar pelaksanaan Salat Id hari ini. Mereka merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah sebelumnya melaksanakan ibadah puasa selama 30 hari. Jemaah ini juga memulai ibadah puasa dua hari lebih awal dari ketetapan pemerintah. Mereka memiliki perhitungan tersendiri dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan Syawal.

Kapolsek Sumbergempol, AKP Mohammad Anshori mengatakan pihaknya melakukan pengamanan terhadap pelaksanaan Salat Id, yang berlangsung di Masjid Nur Muhammad. Masjid tersebut berada di dalam komplek Pondok Pesantren Al Khoiriyah. Terdapat sekitar 100 jemaah yang terdiri dari santri serta warga sekitar mengikuti pelaksanaan Salat Id ini.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

"Pelaksanaan Salat Id berlangsung lancar tanpa ada kendala," ujarnya, Kamis (19/04/2023).

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

Salat Id sendiri digelar tanpa menggunakan speaker. Jemaah melakukan takbir di dalam masjid sebagai tanda awal pelaksanaan Salat Id. Setelah Salat Id, mereka saling bersalaman. Sejumlah jemaah juga melakukan ziarah ke makam yang berada di belakang masjid. "Jemaah ini memulai puasa dua hari lebih awal dan hari rayanya juga lebih awal," terangnya.

Menurut Anshori pelaksanaan Salat Id lebih awal ini menjadi tradisi bagi Jemaah Al Muhdor. Mereka diketahui memiliki perhitungan tersendiri untuk menentukan awal bulan Ramadhan serta Syawal. Meskipun begitu tidak ada gejolak di masyarakat sekitar. Mereka saling menghormati dan tidak pernah mempermasalahkannya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Ini sudah menjadi tradisi sejak dulu dan tidak ada gejolak di masyarakat," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.