Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Hancur di Rel Kereta Api Tulungagung
- Penulis : Bramanta
- | Selasa, 17 Mar 2026 08:10 WIB
jatimnow.com - Seorang pria paruh baya tanpa identitas ditemukan meninggal dunia setelah tertemper kereta api di wilayah Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Senin (16/3/2026) sore.
Salah satu warga Desa Kepuhrejo, Didit menjelaskan, sebelumnya warga tidak mengetahui adanya orang yang tertemper kereta api, kemudian ada warga yang memang setiap sore hari jalan - jalan menikmati pemandangan di pinggir rel kereta api tersebut dan didapati adanya tubuh pria yang sudah dalam kondisi tidak beraturan.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan
"Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu ada warga yang melintas di jalur rel kereta api dan mendapati potongan tubuh yang diduga korban tertabrak kereta," ujarnya.
Didit melanjutkan, tidak ada yang tahu secara pasti kejadiannya karena posisi rel kereta berada di atas permukiman warga, warga sekitar juga tidak mengenali korban. Dari informasi yang beredar di masyarakat, korban diduga bukan warga Desa Kepuhrejo karena tidak ada laporan kehilangan atau warga yang memiliki ciri-ciri seperti korban.
"Warga tidak ada yang mengenali warga tersebut," paparnya.
Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung
Sementara itu Kapolsek Ngantru AKP Edi Santoso mengatakan, dari hasil identifikasi awal korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun.
“Saat ditemukan kondisi tubuh korban sudah hancur. Korban mengenakan baju loreng hitam putih dan celana panjang warna biru,” jelasnya.
Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB
Edi menambahkan, jenazah korban telah dievakuasi petugas dan dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk proses identifikasi lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas korban serta penyebab pasti kejadian tersebut.
"Karena identitas belum ditemukan, jenazah dibawa ke IKF untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut," pungkasnya.
Editor : Bramanta