Senin, 15 Jun 2026 14:39 WIB

Bupati Kediri Larang WFA untuk Instansi Pelayanan Publik Jelang Libur Lebaran

  • Penulis : Yanuar D
  • | Senin, 16 Mar 2026 20:10 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak berlaku untuk dinas yang memiliki fungsi pelayanan publik di Kabupaten Kediri.

Kebijakan WFA bagi pegawai pemerintah menjelang libur Lebaran mulai diterapkan pada Senin (16/3/2026). Namun, sejumlah instansi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat tetap diwajibkan bekerja seperti biasa.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

“Dinas-dinas yang berkaitan dengan pelayanan publik tidak bisa mengajukan WFA,” kata Hanindhito, Senin (16/3/2026).

Beberapa dinas yang tidak diperbolehkan menerapkan WFA antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Menurut pria yang akrab disapa Mas Dhito itu, instansi tersebut harus tetap siaga untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama periode libur Lebaran.

Ia juga meminta Satpol PP meningkatkan kesiapsiagaan serta mengintensifkan operasi pengawasan guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban sebelum maupun setelah Lebaran.

Selain itu, Dinas Kesehatan diminta tetap memberikan pelayanan maksimal, terutama di puskesmas dan rumah sakit daerah seperti RSUD Kabupaten Kediri (RSKK) dan RSUD Simpang Lima Gumul (RS SLG).

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Sementara itu, Dinas Perhubungan juga diminta tetap bertugas selama masa libur Lebaran untuk mengantisipasi kemacetan di sejumlah titik rawan.

“Dishub wajib berada di titik-titik yang rawan kemacetan, seperti di simpang Mengkreng dan beberapa lokasi lainnya,” ujarnya.

Tidak hanya dinas pelayanan publik, Dinas Pariwisata juga tidak diperbolehkan menerapkan WFA. Hal ini karena sektor pariwisata diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Mas Dhito menegaskan bahwa di setiap destinasi wisata harus tersedia tim medis untuk mengantisipasi keadaan darurat.

“Terkait destinasi wisata, wajib ada tim medis di lokasi. Saya minta tim medis standby,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati Kediri juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memantau distribusi serta ketersediaan bahan pokok dan barang penting (bapokting) agar tetap aman dan stabil hingga perayaan Lebaran.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.