Populasi Ikan Endemik Jawa Timur Kembali Meningkat, Apa Saja?
- Penulis : Yanuar D
- | Minggu, 15 Mar 2026 07:30 WIB
jatimnow.com - Populasi ikan endemik Jawa Timur di sejumlah perairan umum sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut mendorong Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Timur melakukan berbagai upaya pemulihan, salah satunya melalui program pembiakan dan penebaran kembali (restocking).
Ketua Tim Kerja (Katimja) Kesehatan Ikan dan Lingkungan DKP Jawa Timur, Umi Utami Dewi, menjelaskan bahwa penurunan populasi ikan pernah tercatat dalam sensus beberapa tahun lalu. Jumlahnya sangat memprihatinkan.
Baca Juga: Jaga Ekosistem Laut, DKP Provinsi Jatim Tenggelamkan Rumah Ikan di Trenggalek
“Kalau menurut sensus dari Bappeda, jumlah ikan (endemik) di perairan Jawa Timur memang sempat menurun, terutama dalam rentang tahun 2009 sampai 2013,” ujarnya, usai menebar 13.000 benih ikan lokal di Sumber Banteng, Kota Kediri, Jumat (13/3/2026) lalu.
Berdasarkan kondisi tersebut, DKP Jawa Timur kemudian menginisiasi program pengembangan pembiakan ikan lokal. Indukan ikan diambil dari alam, lalu dikembangbiakkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik DKP di Umbulan, Pasuruan. Setelah berhasil dibudidayakan, benih ikan tersebut kembali ditebar ke perairan umum.
“Tujuannya agar jumlah ikan di alam bisa bertambah kembali, terutama untuk jenis-jenis ikan lokal,” jelas Umi.
Program restocking ini mulai diinisiasi sejak 2013, sementara kegiatan penebaran benih secara rutin dilakukan sejak 2019 hingga saat ini. Termasuk di Kota Kediri pekan ini. Dalam kurun waktu tersebut, jumlah benih yang sudah dilepas ke perairan diperkirakan mencapai jutaan ekor.
Untuk memastikan keberhasilan program, DKP juga melakukan monitoring dan evaluasi di sejumlah lokasi penebaran. Hasilnya menunjukkan peningkatan populasi ikan serta ukuran ikan yang semakin besar.
“Nelayan pancing di sekitar perairan umum juga merasakan dampaknya. Setelah sekitar enam bulan penebaran, mereka mengaku lebih mudah mendapatkan ikan dibanding sebelumnya,” katanya.
Ancaman Penangkapan Liar dan Ikan Invasif
Menurut Umi, salah satu penyebab menurunnya populasi ikan adalah praktik penangkapan yang tidak ramah lingkungan, seperti penggunaan setrum dan jaring secara berlebihan.
Baca Juga: Budidaya Rumput Laut di Sumenep Berkembang Pesat, Pemprov Jatim Siap Optimalkan Kualitasnya
Selain itu, keberadaan ikan invasif juga menjadi ancaman bagi kelestarian ikan lokal.
“Ikan seperti nila dan lele bukan ikan asli Indonesia. Ketika masuk ke suatu perairan, ikan nila biasanya akan mendominasi sehingga ikan lokal semakin berkurang,” ujarnya.
Puluhan Jenis Ikan Lokal Dibudidayakan
Saat ini DKP Jawa Timur telah berhasil mendomestikasi sekitar 22 jenis ikan lokal di UPT mereka. Beberapa di antaranya adalah ikan wader dengan berbagai varietas seperti wader pari dan wader cakul, serta ikan tawes, nilem, banderang, sengkaring, hingga ikan dewa.
Ikan wader menjadi salah satu jenis yang paling banyak dibudidayakan karena permintaan pasar yang cukup tinggi, terutama sebagai bahan kuliner di berbagai warung makan di Jawa Timur.
Sementara itu, ikan dewa memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Dalam beberapa kepercayaan, ikan ini dianggap memiliki nilai prestisius sehingga sering dicari saat perayaan tertentu seperti Imlek. Harga ikan dewa bahkan bisa mencapai sekitar Rp700 ribu per kilogram.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Produksi Garam Capai 311 Ribu Ton
Gandeng Pembudidaya Lokal
Ke depan, DKP Jawa Timur juga berupaya memperluas budidaya ikan lokal dengan menggandeng kelompok pembudidaya ikan (pokdakan). Saat ini sudah ada dua hingga tiga kelompok di wilayah Pasuruan yang mulai dibina untuk mengembangkan budidaya ikan lokal.
Bibit ikan yang dibudidayakan oleh kelompok tersebut disuplai oleh DKP. Namun, para pembudidaya juga didorong untuk belajar melakukan pembenihan sendiri.
“Sebenarnya ikan yang sudah besar bisa dijadikan indukan. Tapi memang membutuhkan keahlian, sehingga para pembudidaya bisa belajar langsung di UPT kami,” kata Umi.
Melalui berbagai upaya tersebut, DKP Jawa Timur berharap populasi ikan lokal di perairan umum dapat terus meningkat sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Editor : Yanuar DURL : https://jatimnow.id/baca-83063-populasi-ikan-endemik-jawa-timur-kembali-meningkat-apa-saja