Perkuat SDM dan Industri Halal, GP Ansor Gandeng Mitra Tiongkok
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Jumat, 13 Mar 2026 21:24 WIB
jatimnow.com - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur membuka ruang kolaborasi strategis dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Langkah ini diawali dengan kunjungan kehormatan Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya ke kantor PW GP Ansor Jatim pada Jumat (13/3/2026).
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, menyambut langsung rombongan yang dipimpin oleh Ye Su. Pertemuan ini tidak sekadar seremoni, melainkan upaya konkret mempererat hubungan lintas negara melalui jalur organisasi kepemudaan dan masyarakat sipil.
Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35
Musaffa' menilai hubungan Indonesia dan Tiongkok memiliki akar sejarah yang sangat panjang, mulai dari jalur perdagangan kuno hingga pertukaran budaya yang telah berlangsung berabad-abad.
Saat ini, dinamika tersebut berkembang ke arah penguatan ekonomi, teknologi, dan investasi yang berdampak langsung pada warga Jawa Timur.
"Pertemuan ini merupakan momentum untuk memperluas dialog budaya serta membuka peluang kerja sama yang menyentuh akar rumput," ujar Musaffa' di hadapan jajaran diplomat Tiongkok.
Jawa Timur kini memegang posisi sentral dalam peta pertumbuhan ekonomi nasional. Kehadiran sejumlah proyek besar seperti smelter aluminium di Pasuruan, pengembangan kawasan industri JIIPE, hingga kawasan industri halal di Sidoarjo menjadi sorotan utama.
Musaffa' memandang derasnya arus investasi tersebut sebagai mesin penggerak yang mampu menciptakan lapangan kerja massal bagi pemuda di Jawa Timur.
Baca Juga: Muktamar NU, Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi
Namun, ia mengingatkan bahwa masuknya modal dan teknologi harus berjalan beriringan dengan kesiapan masyarakat lokal.
"Investasi besar ini punya potensi hebat untuk mempercepat alih teknologi dan menaikkan daya saing kita. Tapi, keberhasilan pembangunan itu butuh stabilitas sosial dan kualitas SDM yang mumpuni," imbuhnya.
Sebagai organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang memiliki jaringan hingga ke pelosok desa, GP Ansor berkomitmen menjaga harmoni sosial di tengah derasnya pembangunan.
Musaffa' memastikan bahwa Ansor akan menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang inklusif agar manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan segelintir pihak.
Baca Juga: Menghitung Arah Muktamar NU: Siapa Berpeluang Menang?
GP Ansor Jatim juga melirik kerja sama spesifik di sektor pertanian modern dan penguatan ekonomi berbasis umat. Menurut Musaffa', generasi muda harus menjadi jembatan bagi masa depan kedua bangsa.
"Kami membuka pintu lebar-lebar untuk kolaborasi di bidang pendidikan, industri halal, serta pengembangan SDM. Hubungan antarnegara akan jauh lebih kokoh jika dibangun melalui interaksi masyarakatnya, bukan sekadar hubungan formal antar-pemerintah," pungkas Musaffa'.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk menindaklanjuti sejumlah poin strategis demi kemajuan masyarakat Jawa Timur.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-83033-perkuat-sdm-dan-industri-halal-gp-ansor-gandeng-mitra-tiongkok