Senin, 20 Jul 2026 23:16 WIB

UNUSA Tembus 3 Besar Nasional Bidang Kesehatan Versi THE Impact 2026

UNUSA masuk tiga besar nasional dan peringkat 86 dunia bidang kesehatan dalam THE Impact Rankings 2026. (Foto/Dokumentasi Unusa)
UNUSA masuk tiga besar nasional dan peringkat 86 dunia bidang kesehatan dalam THE Impact Rankings 2026. (Foto/Dokumentasi Unusa)

jatimnow.com - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) mencatat lompatan penting di panggung internasional.

Kampus tersebut masuk tiga besar perguruan tinggi Indonesia dalam bidang kesehatan atau Sustainable Development Goals (SDG) 3: Good Health and Well-being pada pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026. UNUSA menempati posisi ketiga nasional dan peringkat ke-86 dunia.

Baca Juga: Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Posisi tersebut menempatkan UNUSA di bawah Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga. Di tingkat global, capaian UNUSA sejajar dengan Queen’s University Kanada.

Kampus yang berbasis di Surabaya itu juga berada di atas sejumlah perguruan tinggi besar nasional, termasuk Universitas Padjadjaran.

Rektor UNUSA, Prof Tri Yogi Yuwono, menyebut hasil tersebut lahir dari penguatan pendidikan tenaga kesehatan, pengelolaan rumah sakit pendidikan, riset kesehatan masyarakat, serta program pengabdian yang menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.

“Capaian tersebut membuktikan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama mampu memberikan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan dunia,” kata Prof Tri Yogi.

Secara keseluruhan, posisi UNUSA dalam THE Impact Rankings 2026 berada pada kelompok peringkat 1001–1500 dunia.

Hasil itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yang masih berada pada kelompok 1501+. Sementara pada indikator SDG 3, peringkat UNUSA melonjak dari kelompok 601–800 menjadi peringkat ke-86 dunia.

Baca Juga: NBI Usulkan Duet Kiai dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031

Menurut Prof Tri Yogi, pengakuan internasional tersebut menunjukkan investasi kampus pada pendidikan kesehatan, rumah sakit pendidikan, dan program pengabdian masyarakat berjalan efektif.

“Kami bersyukur capaian ini menempatkan UNUSA sebagai perguruan tinggi swasta dengan kinerja kesehatan terbaik di Jawa Timur dan tiga besar nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, nilai utama dalam pemeringkatan bukan sekadar reputasi kampus, melainkan dampak yang dirasakan masyarakat.

Penilaian THE Impact Rankings mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap berbagai target pembangunan berkelanjutan yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan

Selain unggul di bidang kesehatan, UNUSA juga mencatat hasil positif pada indikator SDG lainnya. Untuk SDG 5 (Gender Equality), kampus tersebut berada pada kelompok peringkat dunia 601–800.

Sementara pada SDG 6 (Clean Water and Sanitation), UNUSA masuk kelompok peringkat 401–600 dunia.

Pencapaian tersebut memperkuat posisi UNUSA sebagai salah satu perguruan tinggi swasta Indonesia yang mampu bersaing di level global melalui kontribusi nyata pada kesehatan masyarakat, kesetaraan gender, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.