Tambang Gorontalo Resmi Berproduksi, EMAS Bersiap Cetak Laba di 2026
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Jumat, 13 Mar 2026 16:47 WIB
jatimnow.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) telah merampungkan fase konstruksi yang memakan biaya besar sepanjang 2025. Perseroan kini bersiap memasuki fase 'panen cuan' setelah beroperasinya Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025, EMAS memang masih mencatatkan posisi laba bersih negatif. Namun, kerugian tersebut murni terjadi karena perseroan tengah fokus menuntaskan fasilitas utama pengolahan dan infrastruktur megaproyek Tambang Emas Pani.
Baca Juga: Penyabab Harga Emas Anjlok 50 Ribu/Gram
Pada Februari 2026, Tambang Emas Pani resmi melakukan produksi emas perdananya dan langsung mengamankan kontrak Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan raksasa tambang pelat merah, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM).
"Dimulainya produksi emas di Pani menandai transisi penting bagi perseroan, dari tahap pembangunan menuju produksi komersial yang lebih stabil dan terukur," ujar Presiden Direktur EMAS, Boyke Poerbaya Abidin, dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Kinerja keuangan EMAS diproyeksikan akan berbalik arah mencetak laba (turnaround) pada tahun buku 2026. Optimisme ini didorong oleh dua faktor utama, yakni struktur biaya produksi tambang yang sangat kompetitif dan tren harga emas global yang tengah kondusif.
Boyke mengungkapkan, pada 27 Februari 2026, EMAS bahkan telah sukses merealisasikan pengiriman emas perdananya kepada ANTM. Praktis, EMAS akan mencatatkan pendapatan pertamanya pada laporan keuangan Kuartal I/2026 (1Q26).
Baca Juga: Sempat Turbulensi Harga, Antam Kembali Meroket di Angka 3 Juta
Sepanjang tahun 2026 ini, perseroan mematok target produksi emas yang cukup fantastis, yakni di kisaran 100.000 hingga 115.000 ons.
"Fokus kami saat ini adalah memastikan proses ramp-up (peningkatan kapasitas) berjalan dengan baik sehingga Tambang Emas Pani dapat mencapai tingkat produksi yang optimal," tambah Boyke.
Proyek Tambang Emas Pani bukanlah tambang berskala kecil. Area ini menyimpan estimasi sumber daya mineral lebih dari 7 juta ounce (ons) emas.
Baca Juga: Harga Emas 5 Agustus 2025: Antam Turun
Dioperasikan sebagai tambang terbuka (open pit) dengan metode Heap leach, kapasitas pengolahan tambang ini dirancang untuk terus meningkat secara bertahap. Perseroan bahkan telah merencanakan pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) yang dijadwalkan mulai berproduksi pada tahun 2028 mendatang.
"Proyek Pani memiliki basis sumber daya emas yang besar dan potensi umur tambang jangka panjang. Dengan dimulainya produksi, kami memasuki fase baru untuk memperkuat kinerja dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham," tegas Boyke.
Sebagai informasi tambahan, selama masa awal pengembangan yang dimulai pada 2022, EMAS mendapat sokongan pendanaan dari sang induk, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Usai sukses menggelar Penawaran Umum Perdana Saham (IPO), perseroan kini terus melakukan penyesuaian struktur permodalan demi menjaga neraca keuangan yang lebih sehat dan optimal.
Editor : Dadang KurniaURL : https://jatimnow.id/baca-83024-tambang-gorontalo-resmi-berproduksi-emas-bersiap-cetak-laba-di-2026