Kamis, 18 Jun 2026 12:01 WIB

Mas Dhito dan Mbak Cicha Ajak 200 Anak Yatim Kediri Beli Baju Lebaran di Mall

  • Penulis :
  • | Kamis, 12 Mar 2026 20:30 WIB
Mas Dhito dan Mbak Cicha bersama anak yatim saat berbelanja baju lebaran di pusat perbelanjaan Kediri Town Square. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito dan Mbak Cicha bersama anak yatim saat berbelanja baju lebaran di pusat perbelanjaan Kediri Town Square. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebahagiaan sederhana seperti memiliki baju baru menjadi momen yang paling dinantikan anak-anak. Hal itu yang mendorong Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama istrinya, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa, mengajak ratusan anak yatim berbelanja baju lebaran.

Sebanyak 200 anak yatim dari 26 kecamatan di Kabupaten Kediri diajak berbelanja langsung di pusat perbelanjaan Kediri Town Square, Kamis (12/3/2026). Wajah-wajah ceria terlihat saat mereka bebas memilih pakaian yang disukai untuk dikenakan saat Lebaran.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Mas Dhito mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Tidak semua anak bisa mendapatkan sebagaimana yang anak-anak lain dapatkan seperti baju lebaran baru atau pun makanan. Harapan kita tak lain hanya ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah bersama anak-anak ini,” ujarnya didampingi Mbak Cicha.

Ia mengungkapkan, pada awalnya Pemkab Kediri bersama TP PKK berencana memberikan paket makanan kepada anak-anak yatim. Namun karena menjelang Lebaran biasanya banyak bantuan makanan yang datang, akhirnya diputuskan untuk memberikan baju lebaran agar lebih bermanfaat.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Dengan diajak langsung ke pusat perbelanjaan, anak-anak juga mendapat kesempatan memilih sendiri pakaian yang mereka sukai. Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman baru bagi sebagian anak yang belum pernah berkunjung ke mal.

Program berbagi ini sebenarnya juga pernah digelar pada tahun sebelumnya. Bedanya, kali ini anak-anak tidak diberi uang tunai, melainkan voucher belanja senilai Rp500 ribu untuk masing-masing anak.

“Kita berikan dalam bentuk voucher ini supaya bisa dimaksimalkan oleh anak-anak,” tambah Mas Dhito.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Selama berbelanja, anak-anak didampingi dua pendamping dari masing-masing kecamatan serta petugas dari pusat perbelanjaan. Setelah selesai, mereka diajak menuju Pendopo Panjalu Jayati untuk mengikuti buka puasa bersama.

Kebahagiaan anak-anak pun semakin lengkap. Selain mendapatkan baju baru, mereka juga menerima bingkisan Lebaran dan tas sekolah sebagai bekal untuk menunjang kegiatan belajar.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.