Minggu, 21 Jun 2026 10:09 WIB

Kebut Perbaikan Tol Jelang Mudik 2026, Jasa Marga Targetkan Rampung 14 Maret

Tim Jasa Marga melakukan penambalan jalan tol (ilustrasi)
Tim Jasa Marga melakukan penambalan jalan tol (ilustrasi)

jatimnow.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus berupaya mengebut perbaikan (preservasi) seluruh ruas jalan tol yang dikelolanya demi kelancaran arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 H/2026.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menargetkan seluruh gangguan perkerasan jalan tol, seperti jalan berlubang atau bergelombang, tuntas tertangani maksimal 14 Maret 2026.

Baca Juga: Jasa Marga Percepat Pelebaran Ruas Tol Surabaya-Gempol

"Kami berkomitmen untuk melakukan percepatan preservasi sehingga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol tetap terjaga, terutama dalam menghadapi lonjakan volume lalu lintas saat arus mudikdan balik lebaran," kata Rivan melalui siaran tertulisnya Kamis (12/3/2026).

Pengerjaan perbaikan ini berada di bawah pengawasan ketat Kementerian Pekerjaan Umum untuk memastikan seluruh ruas tol memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebelum puncak arus mudik tiba.

Agar tidak memperparah kemacetan, Jasa Marga menerapkan rekayasa lalu lintas yang ketat. Mayoritas pekerjaan fisik dilakukan pada malam hingga dini hari dengan sistem buka-tutup satu lajur saja.

Baca Juga: Libur Iduladha, Volume Kendaraan Tol Pandaan-Malang Melonjak 23,4 Persen

Secara teknis, perbaikan yang dilakukan mencakup metode Scraping, Filling, dan Overlay (SFO) untuk memulihkan aspal, penambalan cepat (patching) pada jalan berlubang, pembersihan drainase untuk mencegah genangan banjir, hingga perbaikan rambu dan marka jalan.

Rivan mengatakan, pihaknya menerjunkan kekuatan penuh yang terdiri dari 67 tim perkerasan jalan, 222 tim pemeliharaan ruang milik jalan dan drainase, serta 71 tim siaga darurat.

Baca Juga: Catat, Ada Pengalihan Akses Gerbang Tol Waru 6 Surabaya hingga 26 Mei

Perseroan menyiapkan 9.300 zak material coldmix untuk penambalan jalan berlubang secara kilat, 209 unit pompa air, dan 14 titik early warning system (EWS) genanganan sebagai istem peringatan dini untuk memantau potensi banjir akibat cuaca ekstrem.

Ia pun memastikan seluruh unit derek dan petugas patroli bersiaga 24 jam. Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi rekayasa lalu lintas secara real-time melalui Call Center 133 atau aplikasi Travoy sebelum memulai perjalanan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.