Sabtu, 06 Jun 2026 19:06 WIB

Menteri ESDM: BBM Sampai Hari Raya Tidak Ada Kenaikan

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Pemerintah memberikan jaminan tak ada kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai hari raya Idul Fitri 2026. Hal itu diungkap oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ditengah isu naiknya harga minyak mentah dunia, dampak konflik Israel-As dengan Iran.

"Pemerintah, kemarin kita juga melakukan pembahasan dengan Menteri Keuangan, saya dapat memastikan untuk menyangkut subsidi BBM, sampai dengan Hari Raya (Idulfitri) Insyaallah tidak ada kenaikan apa-apa," ucap Bahlil, dalam unggahan media sosial Youtube @KementerianESDM, dilihat jatimnow.com, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Long Weekend, Pertamina Tambah 955 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim

Bahlil, memastikan subsidi dari pemerintah cukup untuk menopang kebutuhan BBM masyarakat selama arus mudik terjadi. 

"Jadi, negara hadir untuk memastikan bahwa sekali pun ada kenaikan harga minyak mentah dunia, tetapi untuk subsidi tetap sama, tidak ada kenaikan harga, untuk minyak subsidi ya,” tegasnya.

"Kita masih aman, masih kuat. Ini kan baru beberapa hari naiknya. Kita kan subsidinya setahun penuh. Rata-rata setahun 70 (dolar AS per barel) asumsi kita. Ini kan baru beberapa hari saya. Jadi, belum cukup untuk mengubah anggaran kita. Jadi kita masih bisa absorb,” jelasnya, menambahkan.

Baca Juga: ITS Ciptakan Bensin Sawit Efisien, Solusi Cerdas Tekan Impor BBM Fosil

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya mengungkapkan bahwa harga minyak mentah dunia masih akan fluktuatif. 

"Itu bisa naik, bisa turun cepat loh. Jadi, kita lihat, pastikan, betul enggak naik, betul enggak turun. Begitu beberapa hari, beberapa minggu naik, ya sudah kita bisa antisipasi naik terus. Ini kan enggak. (Harga, red.) naik, tiba-tiba turun lagi. Nanti kalau harga minyak turun, kita ubah lagi, repot kan. Jadi, menetapkan respons APBN itu lebih hati-hati dibandingkan dengan merespons gerakan saham,” ujar Purbaya.

Baca Juga: Strategi Hemat Energi Tanpa Turunkan Produktivitas

Pemerintah, lanjut Purbaya, akan terus melakukan pengamatan pada tren harga minyak mentah dunia dalam beberapa waktu ke depan, sebelum akhirnya mengambil kebijakan dalam menanggapi hal tersebut.

"Saya pikir cukup, sekarang ini berubah-ubah kan. 120 (dolar AS) yang kemarin, tinggi. Berapa sekarang, 90 (dolar AS). Kalau turun lagi bagaimana? Kan berubah terus. Jadi, kita nanti tebak arahnya yang sebetulnya seperti apa,” tegas Purbaya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.