Selasa, 23 Jun 2026 04:52 WIB

Tahun Baru Islam, Pasokan LPG 3 Kg di Jatim Ditambah 922 Ribu Tabung

Tambahan LPG yang disiapkan mencapai 56 persen dari rata-rata penyaluran harian di Jawa Timur. (Foto: Pertamina for jatimnow.com)
Tambahan LPG yang disiapkan mencapai 56 persen dari rata-rata penyaluran harian di Jawa Timur. (Foto: Pertamina for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 922.680 tabung di Jawa Timur untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Tambahan pasokan tersebut disalurkan melalui mekanisme fakultatif atau penyaluran di luar kuota reguler.

Baca Juga: Libur Tahun Baru Hijriah, Daop 8 Surabaya Layani Lebih dari 205 Ribu Pelanggan

Langkah itu dilakukan seiring meningkatnya aktivitas keagamaan, sosial, hingga pawai budaya yang biasanya berlangsung saat pergantian tahun dalam kalender Islam.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan stok energi di Jawa Timur, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG, berada dalam kondisi aman.

Seluruh infrastruktur distribusi juga telah disiagakan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“LPG menjadi produk yang paling banyak digunakan selama perayaan Tahun Baru Islam. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, kami menyalurkan tambahan pasokan di luar distribusi reguler agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Ahad, Selasa (16/6/2026).

Menurut dia, tambahan LPG yang disiapkan mencapai 56 persen dari rata-rata penyaluran harian di Jawa Timur.

Pertamina berharap langkah tersebut mampu menjaga ketersediaan energi selama rangkaian kegiatan masyarakat berlangsung.

Baca Juga: Melihat Ritual 1 Suro di Petilasan Sri Aji Jayabaya Kediri

Selain LPG, Pertamina juga memperkuat layanan BBM dengan membangun cadangan stok sesuai kebutuhan wilayah.

Pengawasan terhadap sarana dan fasilitas SPBU dilakukan lebih intensif, termasuk pemeriksaan kuantitas dan kualitas produk yang disalurkan kepada konsumen.

Ahad meminta masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok energi dalam kondisi mencukupi.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi terkait ketersediaan LPG maupun BBM.

Baca Juga: Gelar Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah, Ini Harapan Plt Bupati Tulungagung

“Kami mengimbau masyarakat membeli LPG sesuai kebutuhan. Jangan terpancing informasi yang belum jelas sumbernya sehingga memicu pembelian berlebihan yang justru dapat mengganggu distribusi,” ujarnya.

Pertamina kembali mengingatkan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara masyarakat yang tergolong mampu diharapkan menggunakan produk LPG nonsubsidi seperti Bright Gas.

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.