Konflik Timur Tengah, Puluhan Perawat dan Bidan Asal Jember Dipastikan Aman
- Penulis : Sugianto
- | Kamis, 12 Mar 2026 07:59 WIB
jatimnow.com – Konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidak memengaruhi kondisi puluhan tenaga kesehatan asal Jember yang bertugas di Arab Saudi. Owner RS Bina Sehat Group, dr Faida, memastikan para perawat dan bidan tersebut berada dalam kondisi aman.
Kepastian itu diperoleh setelah dr Faida melakukan teleconference dengan para tenaga kesehatan yang saat ini bekerja di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.
Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis
Dalam komunikasi tersebut, sebanyak 48 perawat dan bidan dari RS Bina Sehat Group dilaporkan dalam keadaan baik serta tetap menjalankan tugas secara profesional dalam melayani pasien.
“Alhamdulillah dari hasil komunikasi kami, seluruh perawat dan bidan dalam kondisi aman dan tetap bisa menjalankan tugas dengan tenang serta profesional di rumah sakit tempat mereka bekerja,” ujar dr Faida, Rabu (11/3/2026).
Puluhan tenaga kesehatan tersebut diketahui bertugas di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya rumah sakit milik Kementerian Pertahanan Arab Saudi, rumah sakit Kementerian Kesehatan Arab Saudi, serta beberapa rumah sakit swasta yang tersebar di wilayah Makkah, Madinah, Jeddah, dan Taif.
Teleconference yang dilakukan dr Faida juga menjadi kabar menenangkan bagi keluarga para tenaga kesehatan di Indonesia karena dapat mengetahui langsung kondisi mereka di tengah situasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Kodim 0824 Jember Fasilitasi Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis
Salah satu perawat, Arifatun Maghviroh, yang bertugas di wilayah Madinah, bahkan sempat menyampaikan kabarnya saat sedang menjalankan ibadah salat Subuh di Masjid Nabawi.
Faida mengaku bangga terhadap dedikasi para perawat dan bidan yang dipercaya bekerja di luar negeri. Menurutnya, kepercayaan dari rumah sakit di Arab Saudi menjadi bukti kualitas dan profesionalisme tenaga kesehatan Indonesia.
“Saya bangga karena kepercayaan dari berbagai rumah sakit di Arab Saudi menunjukkan bahwa tenaga kesehatan Indonesia memiliki kualitas dan profesionalisme yang diakui,” katanya.
Baca Juga: Usung Empat Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jember
Dalam kesempatan itu, mantan Bupati Jember tersebut juga berpesan agar para tenaga kesehatan dapat memanfaatkan kesempatan bekerja di luar negeri dengan baik, termasuk mengelola penghasilan secara bijak.
Ia berharap pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama bekerja di luar negeri nantinya dapat dibawa pulang ke Indonesia untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Selama bertugas di Arab Saudi, para perawat dan bidan tersebut masih berstatus sebagai karyawan RS Bina Sehat Group dengan skema cuti di luar tanggungan rumah sakit. Setelah menyelesaikan masa tugas sekitar dua tahun, mereka dijadwalkan kembali ke Indonesia dan dapat aktif bekerja kembali di RS Bina Sehat Group.
Editor : Bramanta