Cara Unik SD Cikal Bandung Ajarkan Makna Kerja Sama dan Kepedulian
- Penulis : Ali Masduki
- | Kamis, 12 Mar 2026 00:26 WIB
jatimnow.com - Pendidikan berbasis kompetensi di SD Cikal Bandung tidak hanya terbatas di dalam ruang kelas. Melalui metode yang memanusiakan hubungan dan memberdayakan konteks, sekolah ini mengajak para murid untuk memahami realitas sosial melalui interaksi langsung dengan berbagai profesi di masyarakat.
Pada awal Februari lalu, murid kelas 2 SD Cikal Bandung mengikuti kegiatan Meet The Community Helper.
Baca Juga: Jadi Solusi Transportasi Rendah Emisi, Daop 7 Madiun Ajak Warga Beralih Naik Kereta Api
Kali ini, mereka berkesempatan berdialog dengan pengemudi bus untuk membedah peran vital profesi tersebut dalam ekosistem transportasi publik.
Homeroom SD Cikal Bandung, Natasya Senella, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari unit pembelajaran Integrated Program bertajuk “Working Together”.
Misinya adalah memberikan perspektif kepada anak-anak bahwa kerja sama merupakan elemen wajib dalam setiap profesi yang bertujuan membantu orang banyak.
“Murid belajar bahwa kerja sama tidak hanya terjadi di rumah atau sekolah. Tanpa pengemudi bus, mobilitas masyarakat akan terhambat. Kami ingin mereka melihat secara nyata bagaimana sebuah peran memberi dampak bagi komunitas,” ujar Natasya.
Salah satu murid kelas 2, Kamilla, menceritakan pengalamannya memahami kerumitan tugas seorang pengemudi.
Ia menyadari bahwa keselamatan penumpang sangat bergantung pada disiplin dan kerja sama antara pengemudi dan penumpang.
Baca Juga: Optimalisasi Keandalan, KAI Daop 8 Surabaya Gelar Pengecekan Lintas Menyeluruh
“Kalau tidak bekerja sama bisa terjadi kecelakaan. Contohnya, penumpang harus tertib agar tidak penuh sesak, karena kalau tidak, orang tua bisa pegal karena tidak dapat duduk. Pengemudi bus itu hebat karena membantu banyak orang,” tutur Kamilla.
Program ini dirancang bukan sekadar sebagai obrolan biasa, melainkan sarana untuk mengasah empat kompetensi dasar yang sejalan dengan cita-cita Cikal.
Melalui interaksi ini, anak-anak diajak untuk menjadi pribadi yang komunikatif dengan belajar cara bertanya serta mendengarkan narasumber secara efektif.
Selain itu, mereka didorong untuk berpikiran terbuka agar mampu memahami dan menghargai keberagaman peran di masyarakat.
Baca Juga: KAI Usul MITJ Jatim, Kunci Integrasi Transportasi dan Logistik
Aspek kepedulian juga turut ditanamkan untuk menumbuhkan rasa empati terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain di ruang publik.
Terakhir, kegiatan ini bertujuan membentuk murid yang berwawasan, di mana mereka mulai menerapkan pengetahuan mengenai aturan keselamatan ke dalam praktik kehidupan sehari-hari.
Melalui paparan pengalaman langsung dan refleksi, SD Cikal Bandung berkomitmen menumbuhkan kesiapan hidup sejak dini.
Dengan cara ini, murid tidak hanya dijejali informasi, tetapi dibentuk menjadi individu yang mampu berkontribusi dan berdaya dalam menghadapi tantangan hidup yang sebenarnya.
Editor : Ni'am KurniawanURL : https://jatimnow.id/baca-82963-cara-unik-sd-cikal-bandung-ajarkan-makna-kerja-sama-dan-kepedulian