Kamis, 18 Jun 2026 17:56 WIB

Cincin Mainan Tak Bisa Dilepas, Jari Murid SD di Kediri Bengkak hingga Dievakuasi Damkar

  • Penulis :
  • | Rabu, 11 Mar 2026 18:05 WIB
Evakuasi cincin mainan oleh Damkar Kediri. (Foto: Damkar Kediri/jatimnow.com)
Evakuasi cincin mainan oleh Damkar Kediri. (Foto: Damkar Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Seorang murid sekolah dasar di Kabupaten Kediri harus mendapat bantuan petugas pemadam kebakaran setelah jarinya membengkak akibat cincin mainan yang tidak dapat dilepas, Rabu (11/3/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.05 WIB. Seorang guru dari SDN Bedug, Septian Putra, datang ke Pos Damkar Ngadiluwih untuk meminta bantuan. Ia mengantar salah satu muridnya, Nita Tri Wahyuni, yang mengalami pembengkakan pada jari tangan karena cincin mainan yang terlanjur dipakai tidak bisa dilepaskan.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menjelaskan, kejadian bermula saat Nita menemukan cincin mainan ketika bermain.

“Nita Tri Wahyuni menemukan cincin mainan saat bermain lalu memakainya. Setelah dipakai, cincinnya tidak dapat dilepas dari jari tangan hingga akhirnya jari tersebut membengkak. Karena kesakitan, Nita kemudian melapor kepada gurunya dan diantar ke Pos Damkar Ngadiluwih,” jelas Kaleb.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Bidang Pencegahan Kebakaran langsung melakukan penanganan dengan hati-hati. Proses pelepasan cincin dilakukan menggunakan gerinda mini sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Dalam waktu singkat, sekitar pukul 08.11 WIB, cincin berhasil dilepas tanpa menimbulkan luka pada korban. Setelah penanganan selesai, Nita dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Baca Juga: Anak Buaya Nyasar ke Permukiman Warga Ringinrejo Kediri

“Alhamdulillah proses pelepasan cincin berjalan lancar dan aman. Tidak ada korban luka ringan maupun luka berat,” ujar Kaleb.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar lebih berhati-hati saat menggunakan benda-benda kecil seperti cincin mainan agar tidak menimbulkan risiko serupa.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.