Deretan Ilmuwan Top Dunia Sabet Penghargaan di LPTNU Award 2026
- Penulis : Ali Masduki
- | Rabu, 11 Mar 2026 14:50 WIB
jatimnow.com - Malam penganugerahan LPTNU Award 2026 yang berlangsung di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Selasa (10/3/2026), menjadi panggung penghormatan bagi para pendekar sains dan pendidikan.
Acara perdana ini memberikan apresiasi tinggi bagi individu yang dinilai berhasil membawa dampak nyata melalui riset, inovasi, dan dedikasi sosial.
Baca Juga: NBI Usulkan Duet Kiai dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031
Perhelatan ini mempertemukan seluruh pimpinan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Indonesia.
Sebelum seremoni dimulai, para pimpinan menggelar seminar strategis guna merancang arah pendidikan tinggi NU untuk 15 tahun mendatang, dengan fokus pada transformasi kurikulum serta pembangunan ekosistem riset yang kompetitif.
Ketua LPTNU, Prof. H. Ainun Na’im, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bentuk pengakuan negara dan organisasi terhadap kerja keras civitas akademika.
"Anugerah ini baru pertama kali digelar untuk mengapresiasi civitas akademika PTNU yang mendedikasikan ilmunya, baik lewat riset maupun pengabdian masyarakat. Kami ingin memacu seluruh kampus NU agar lebih profesional dan berdaya saing global," ujar Ainun Na'im.
LPTNU memberikan sorotan khusus pada kategori Ilmuwan Muslim Indonesia dengan Penemuan Berpengaruh. Penganugerahan ini membuktikan bahwa nama-nama besar yang terpilih mencerminkan kontribusi nyata sains Indonesia di mata dunia.
Di bidang kedokteran, misalnya, apresiasi diberikan kepada Prof. dr. Adi Utarini dari UGM yang memimpin riset revolusioner teknologi nyamuk ber-Wolbachia. Inovasi tersebut secara medis terbukti mampu memangkas kasus demam berdarah hingga 77 persen di wilayah uji coba.
Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan
Sejalan dengan semangat inovasi tersebut, penghargaan di bidang sains terapan jatuh kepada Prof. Irwandi Jaswir dari IIUM Malaysia.
Ia diakui dunia internasional atas riset mendalam mengenai mikroalga dan senyawa alami yang menjadi fondasi pengembangan produk pangan serta kesehatan halal.
Melengkapi deretan prestasi ini, LPTNU turut memberikan penghargaan bidang teknologi kepada Ir. Tri Mumpuni Wiyatno.
Pendiri IBEKA ini dinilai konsisten menghadirkan solusi konkret melalui pembangunan pembangkit listrik mikrohidro, yang tidak hanya menerangi daerah terpencil di Indonesia, tetapi juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal.
Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan
Panggung penghargaan juga diberikan kepada talenta internal PTNU. Salah satunya adalah Achmad Syafiuddin, Ph.D., dari Unusa. Ia berhasil mempertahankan posisinya dalam daftar Top 2% World’s Most Influential Scientists versi Stanford University selama lima tahun beruntun.
Selain riset, aspek kebijakan pendidikan juga mendapat porsi melalui penghargaan Tokoh Pengabdian Sepanjang Hayat. Anugerah ini diberikan kepada mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA., atas jasanya dalam transformasi kebijakan pendidikan nasional.
Melalui pemberian penghargaan ini, LPTNU berharap lahir standarisasi baru dalam tata kelola perguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama. Targetnya jelas, yakni memperkuat kontribusi intelektual yang tidak hanya terjebak di ruang kelas, tetapi mampu menjawab tantangan nyata di tengah masyarakat.
Editor : Dadang KurniaURL : https://jatimnow.id/baca-82946-deretan-ilmuwan-top-dunia-sabet-penghargaan-di-lptnu-award-2026