Kamis, 18 Jun 2026 09:39 WIB

Jalur Maut Honda CRV Nggelundung di Sarangan Dievaluasi Polisi

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 23 Okt 2018 10:20 WIB
Petugas saat mapping di jalur Rindu nggelundung (Instagram Unit Laka Sat Lantas Polres Magetan/Istimewa)
Petugas saat mapping di jalur Rindu nggelundung (Instagram Unit Laka Sat Lantas Polres Magetan/Istimewa)

jatimnow.com - Lokasi kecelakaan Rini Puspitasari alias Rindu di jalur menuju Wisata Telaga Sarangan atau Jalan Raya Sarangan, Kabupaten Magetan dikenal sebagai jalur maut. Sebab, kecelakaan terjadi di jalur tersebut selalu berujung fatal.

Kurun waktu 15 September 2018 hingga 15 Oktober 2018, jalur mobil Honda CRV milik Rindu nggelundung (terguling) itu tercacat ada belasan kecelakaan. Empat diantaranya bahkan berakibat fatal.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

"4 yang sifatnya fatal itu menimbulkan korban jiwa. Banyak latar belakang. Tapi yang jelas ketidaksiapan si pengemudi karena jalur curam, " kata Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Himawan Setiawan, Senin (22/10/2018).

Ia menjelaskan, dari 4 kecelakaan yang fatal tersebut, 6 orang meninggal dunia. 5 orang meninggal langsung saat kecelakaan dan 1 lainnya meninggal dunia setelah mengalami perawatan.

"Jadi saat kejadian ada 5 yang tewas langsung dan 1 di rumah sakit setelah perawatan. Ya si Rindu itu," urainya.

Ia merinci, 4 kecelakaan tersebut, pertama dialami oleh bus wisata siswa SMK 1 PGRI Karanganyar, 25 September 2018 lalu. 2 orang meninggal, yakni tenaga kesehatan dan kernet.

"Yang ini busnya terjun. Tepat diperbatasan Magetan-Karanganyar. Dua meninggal dunia," tambahnya

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Kecelakaan kedua dialami oleh peziarah religi, 7 Oktober 2018. Untuk kecelakaan kedua ini, bus menabrak tebing. Yang meninggal adalah kernet dan satu penumpang.

Sementara, kecelakaan ketiga, kata Himawan, mobil CRV yang dikendalikan Rini Puspitasari alias Rindu, Sabtu (13/10/2018). Dalam kecelakaan kali ini, satu orang tewas di lokasi bernama Ragil.

"Nah kalau yang cewek bernama Rini atau Rindu meninggal kemarin, setelah melawan maut hampir sepekan," ujarnya.

Selang dua hari, pikap juga terjun bebas di jurang di Jalan Raya Sarangan. Namun untuk kecelakaan yang terakhir tidak ada korban jiwa.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

Ia menegaskan, sudah melakukan mapping (dipetakan untuk dievaluasi) bersama Dishub Provinsi Jawa Timur, terutama di kilometer 208-214.

"Kami lakukan mapping. Kenapa se angker itu jalannya. Sampai yang meninggal 6 orang karena kecelakaan," pungkasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.