Senin, 22 Jun 2026 02:45 WIB

Proses Evakuasi Masih Berlangsung, Jalur Utama Trenggalek-Ponorogo Tutup Total

  • Penulis :
  • | Kamis, 05 Mar 2026 12:20 WIB
Foto: Proses evakuasi material batu yang menutup akses jalan utama di Trenggalek. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Proses evakuasi material batu yang menutup akses jalan utama di Trenggalek. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Proses evakuasi batu yang menutup total akses jalan utama Trenggalek-Ponorogo masih dilakukan hingga saat ini. Peristiwa ini terjadi di KM 1 tepatnya di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Petugas menggunakan alat berat untuk menghancurkan batu tersebut. Proses evakuasi ini sudah dilakukan sejak kemarin. Namun karena terkendala kondisi proses ini tidak dapat dilakukan malam hari.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Jatim, Satker Wilayah II Jatim BBPJN Jatim-Bali Endhy Aktony, mengatakan proses evakuasi material dilakukan secara hati-hati karena kondisi tebing masih rawan longsor susulan. Mereka menargetkan proses pembersihan material longsor tuntas dalam waktu dua hari.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Targetnya dua hari selesai. Namun pekerjaan belum bisa maksimal karena harus bergantian dan mempertimbangkan faktor keselamatan," ujarnya, Kamis (5/3/2025)

Dalam penanganan tersebut, pihaknya menerjunkan empat unit alat berat, yakni dua ekskavator, satu breaker (pemecah batu), dan satu loader. Dari hasil rekomendasi tim di lapangan, batu berukuran besar yang menutup badan jalan terlebih dahulu dipecah menggunakan breaker sebelum diangkut dengan ekskavator.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Dari Basarnas menyarankan menggunakan breaker dulu. Setelah batu terpecah, baru dimuat menggunakan ekskavator," terangnya.

Menurut hasil pemantauan awal, tingkat kerusakan infrastruktur tidak terlalu parah dan dapat ditangani dengan cepat. Tangkis beton yang terdampak dilaporkan pecah akibat tertimpa batu, bukan karena pergerakan tanah. Setelah pembersihan rampung, tim perencanaan akan melakukan evaluasi teknis untuk menentukan langkah penanganan lanjutan, termasuk perbaikan talud yang ambrol.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Perbaikan kerusakan aspal akibat longsor ditargetkan tuntas sebelum Lebaran 2026 sehingga arus lalu lintas jalur nasional Trenggalek–Ponorogo kembali normal," pungkasnya.


Sebelumnya, tanah longsor terjadi pada Selasa (3/3) petang sekitar pukul 17.30 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Bongkahan batu berukuran besar dari tebing setinggi sekitar 50 meter menutup total badan jalan, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.