Selasa, 16 Jun 2026 05:25 WIB

Batu Raksasa Longsor Tutup Jalur Trenggalek-Ponorogo

Tangkapan layar batu raksasa longsor tutup jalan Trenggalek-Ponorogo. (Tangkapan Layar)
Tangkapan layar batu raksasa longsor tutup jalan Trenggalek-Ponorogo. (Tangkapan Layar)

jatimnow.com – Sebuah batu berukuran besar longsor dan menutup total akses jalan nasional Trenggalek-Ponorogo. Peristiwa tersebut terjadi di kilometer 16, tepatnya di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan video amatir yang beredar, material longsor dan batu dari tebing setinggi kurang lebih 50 meter melompati tangkis beton sebelum akhirnya jatuh tepat di tengah badan jalan. Batu berukuran besar itu menutup seluruh akses jalur utama penghubung Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengatakan sebelum kejadian wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak siang hari. Selain longsor, sejumlah pohon berukuran besar juga dilaporkan tumbang.

“Tidak ada pengguna kendaraan yang melintas saat kejadian,” ujarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, ukuran batu yang sangat besar membuat akses jalan nasional Trenggalek–Ponorogo lumpuh total. Sejumlah pengendara terpaksa putar balik, sementara lainnya mencari jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

“Akses jalan tutup total, sebagian pengendara putar balik mencari jalur alternatif,” tuturnya.

Saat ini, BPBD Trenggalek masih melakukan asesmen di lokasi kejadian. Kondisi tanah di sekitar tebing disebut masih labil sehingga berpotensi terjadi longsor susulan.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Petugas juga masih menunggu kedatangan alat berat dan pemecah batu untuk mengevakuasi material yang menutup badan jalan.

“Kita masih lakukan asesmen dan menunggu kedatangan alat berat. Kondisi masih labil dan rawan terjadi longsor susulan,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.