Minggu, 07 Jun 2026 21:49 WIB

Program 1 Desa 10 Sarjana Universitas Sunan Gresik, Gratis Biaya Kuliah-Tempat Tinggal

Rektor dan civitas akademik USG saat berkunjung dan memaparkan program beasiswa kepada Kades Se-Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Rektor dan civitas akademik USG saat berkunjung dan memaparkan program beasiswa kepada Kades Se-Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Sunan Gresik (USG) memberi kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui program 1 Desa 10 Sarjana. Meski tergolong kampus baru, USG berkomitmen mengedepankan prinsip pendidikan yang ramah, berkualitas dan modern di kawasan pantai utara (Pantura).

Rektor USG, Dr. Abdul Muhith mengungkapkan bahwa kehadirannya harus berdampak dan memberikan asas kemanfaatan bagi masyarakat termasuk di Kabupaten Lamongan. 

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Persid Jember, UIN KHAS Sediakan Beasiswa untuk Pemain

"Kami segera memberikan prioritas khusus bagi masyarakat Kabupaten Lamongan, bahwa USG akan memberikan 1 desa 10 sarjana," kata Rektor USG, Senin (2/3/2026).

Nantinya lewat program beasiswa, mahasiswa penerima manfaat akan mendapat berbagai keuntungan mulai dari gratis biaya kuliah hingga tempat tinggal.

"Biaya 0 rupiah sampai lulus dan sekaligus mendapat biaya tempat tinggal atau kos setiap semester Rp 4.8 juta yang ditujukan untuk menunjang pemberlajaran mahasiswa penerima manfaat," ungkapnya.

Baca Juga: 8 Warga Gresik Peroleh Beasiswa Sekolah Kejar Paket B dan C Dalam Program PINTAS

Rektor Mukhit memaparkan bahwa USG terus berupaya mensukseskan program asta cita Presiden Prabowo melalui instrumen pendidikan. 

"Sejauh ini kita terus menjaga cita-cita bangsa menjamin pendidikan bisa dirasakan setiap individu, dengan porsi yang sama dan setara," urainya.

Program beasiswa yang kita berikan juga selaras dengan garis besar Kementerian Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Kemendiktiristek).

Baca Juga: 1.770 Lulusan ITS Diwisuda, 57 Raih Summa Cum Laude

"Tujuan kami dengan adanya program 1 desa 10 sarjana bisa mempercepat penurunan angka kemiskinan di masyarakat," tuturnya.

Untuk syaratnya cukup mudah, yakni lulusan SMA sederajat 2024-2026 dan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari desa serta syarakat administrasi mendasar lainya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.