Rabu, 17 Jun 2026 09:45 WIB

Risma Ungkap Rahasia Keberhasilannya Meraih Penghargaan Lee Kuan Yew

Wali Kota Risma saat menjelaskan rahasia keberhasilannya meraih penghargaan Lee Kuan Yew Word City Prize 2018.
Wali Kota Risma saat menjelaskan rahasia keberhasilannya meraih penghargaan Lee Kuan Yew Word City Prize 2018.

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat mulai dari pengusaha, perguruan tinggi, media dan seluruhnya atas peran sertanya dalam membangun Kota Surabaya.

Hal ini yang menjadi kunci keberhasilan Kota Surabaya meraih penghargaan Internasional Spesial Mention pada Lee Kuan Yew World City Prize 2018, Sabtu (17/3/2018).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

“Terus terang ini efort dari masyarakat yang terbaik di dunia,” kata Wali Kota Risma usai menghadiri acara Pelatihan Manajemen Keuangan dan Ketahanan Ekonomi Keluarga di Graha Sawunggaling, Minggu (18/3/2018).

Penghargaan Lee Kuan Yew World City Prize 2018 merupakan penghargaan internasional yang digelar setiap dua tahun sekali. Penghargaan ini diberikan oleh Urban Redevelopment Authority (URA) di Singapura dan Centre for Liveable Cities (CLC).

Tujuan utama penghargaan ini untuk memberikan penghormatan kepada kota-kota yang mampu menciptakan masyarakat perkotaan yang layak ditinggali, bersemangat dan berkelanjutan.

Risma pun menjelaskan awal penjurian hingga akhirnya Kota Surabaya berhasil meraih penghargaan itu. Di awal penjurian, Wali Kota Risma telah memupuk rasa percaya diri untuk bisa memperoleh penghargaan ini.

Sebab, Wali Kota sarat akan prestasi itu menilai, seluruh elemen masyarakat mau berkumpul dan mencari terobosan secara bersama-sama untuk membangun Kota Surabaya.

“Itulah kelebihan Surabaya yang tidak dimiliki oleh negara lain dan itu yang membuat saya percaya diri,” tegasnya.  

Meski begitu, perjuangan Kota Surabaya meraih penghargaan ini tidaklah mudah. Sebab, selama proses penjurian, Wali Kota Risma mengaku sulit untuk meyakinkan para juri yang dalam pemikiran para juri dari Jerman dan Cina itu, Kota Surabaya tidak jauh berbeda dengan kota modern yang ada di dunia.

“Modern yang dalam arti sebenarnya transportasi massal yang masih modern dan vertical hosting,” ucapnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Tidak menyerah begitu saja, Wali Kota sarat akan prestasi itu menjelaskan bahwa ada perbedaan dari sisi budaya, regulasi, lalu melihat kampung secara langsung serta bagaimana penanganan masalah perekonomian dan remaja.

“Setelah saya jelaskan dan diajak melihat kampung Jambangan, Gundih dan kampung produktif daerah Kebraon, di situ mereka baru tertarik,” urainya.  

Atas pencapaian ini, wali kota Risma menegaskan bahwa prestasi semacam ini harus dipertahankan karena ini adalah kekayaan yang dimiliki Surabaya.

Selain itu, dirinya juga akan berusaha untuk menjadikan Surabaya sebagai Kota Metropolitan yang tidak melupakan sejarah.

Adapun penghargaan yang digelar setiap dua tahun sekali ini diberikan oleh Urban Redevelopment Authority (URA) di Singapura dan Centre for Liveable Cities (CLC).

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Selain  Surabaya, ada kota besar lain yang mendapat penghargaan ini antara lain, Hamburg di Jerman, Kazan di Rusia, dan Tokyo di Jepang.

 

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.