Senin, 15 Jun 2026 17:23 WIB

Markas UKM Dorong Digitalisasi Usaha Lewat Ngabuburit di Surabaya

Ratusan pelaku UMKM Jawa Timur berkumpul di Surabaya untuk membedah strategi naik kelas, akses modal, hingga digitalisasi sambil berbagi takjil. (Foto: Markas UKM/jatimnow.com)
Ratusan pelaku UMKM Jawa Timur berkumpul di Surabaya untuk membedah strategi naik kelas, akses modal, hingga digitalisasi sambil berbagi takjil. (Foto: Markas UKM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan pelaku usaha kecil menengah yang tergabung dalam komunitas Markas UKM memadati Tunjungan Electronic Center, Selasa (24/2/2026).

Mereka tak sekadar menunggu waktu berbuka, melainkan membedah tuntas strategi agar UMKM Jawa Timur bisa segera naik level melalui akses permodalan dan transformasi digital.

Baca Juga: Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Warga Surabaya Malah Mau Dirampas DC

Agenda bertajuk "Ngabuburit UMKM" ini mempertemukan lebih dari 150 pengusaha dari berbagai daerah, termasuk mereka yang rela datang jauh-jauh dari Kediri.

Fokusnya jelas, yakni membekali pelaku usaha dengan instrumen praktis untuk bertumbuh di tengah kompetisi pasar yang kian ketat.

Dwi Hardianto dari BFI Finance Surabaya membuka sesi dengan menguliti aturan main permodalan. Menurutnya, pemahaman soal literasi keuangan menjadi fondasi utama sebelum pelaku usaha memutuskan untuk mengambil suntikan modal pengembangan bisnis.

Geliat diskusi semakin tajam saat masuk ke ranah digital. Dadang Bagus Setiyobudi dari Fluence.ID bersama Amdex Dwi Satyo Yudho (Pendamping Halal Surabaya) memaparkan bahwa "naik kelas" bukan sekadar jargon.

Hal itu harus dibuktikan dengan penguasaan strategi konten kreator untuk pemasaran serta kelengkapan izin usaha sebagai syarat mutlak pasar modern.

Kehadiran anggota DPD/MPR RI, Lia Istifhama, menambah suntikan moral bagi para peserta. Tokoh yang karib disapa Ning Lia ini menjanjikan langkah konkret untuk menjembatani pelaku usaha dengan pemangku kebijakan.

"UMKM bisa tumbuh lewat berbagai celah, namun intinya adalah penjualan yang konsisten naik. Sinergi itu mutlak. Saya berkomitmen membuka jalur komunikasi dengan dinas terkait agar Markas UKM bisa masuk dalam ekosistem yang lebih luas," tegas Ning Lia di hadapan peserta.

Baca Juga: Ramadan 2026, Ribuan Takjil dan Minuman Menyentuh Komunitas

Ketua Markas UKM, Koko Mahargyo, menjelaskan bahwa momentum Ramadhan sengaja dipilih untuk mengawinkan sisi spiritual dengan peningkatan kapasitas diri.

Ia ingin para anggotanya pulang membawa pengetahuan baru, bukan sekadar perut kenyang setelah berbuka.

"Kami mengajak kawan-kawan mengisi waktu dengan hal produktif. Selain belajar dari para mentor, ada semangat berbagi lewat donasi dan tebar takjil. Kami ingin keberkahan bulan ini juga berdampak pada peningkatan insight bisnis mereka," ujar Koko.

Antusiasme peserta terlihat jelas, salah satunya Joko, pelaku UMKM asal Kediri yang nekat menempuh perjalanan jauh demi acara ini.

Baca Juga: Relawan Siaga Kota Surabaya Bagi Takjil Sambil Edukasi Jalur Ambulance

Ia menilai materi yang disajikan sangat relevan dengan kendala yang dihadapi di lapangan.

"Acaranya berbobot, itulah alasan saya jauh-jauh datang dari Kediri. Markas UKM selalu punya cara mengemas edukasi yang keren," akunya.

Aksi nyata ditunjukkan menjelang azan maghrib. Para peserta bersama pengurus Markas UKM turun ke Jalan Tunjungan untuk membagikan 250 paket takjil kepada pengguna jalan sebelum akhirnya menutup kegiatan dengan buka puasa bersama.

Acara ini terselenggara berkat kolaborasi erat antara Markas UKM dengan berbagai mitra strategis seperti BFI, Cheers, TEC, Fluence, dan Kawan Rumah Literasi Digital.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.