Senin, 15 Jun 2026 23:20 WIB

Penderita Tumor Ganas di Malang Akhirnya Dirawat di Rumah Sakit

Supinah saat masih di rumahnya bersama suami.
Supinah saat masih di rumahnya bersama suami.

jatimnow.com – Foto-foto Supinah, penderita tumor ganas di perutnya sempat viral di media sosial. Akhirnya, salah satu komunitas dari Kota Kepanjen mendatangi rumah Supinah di Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupate Malang.

Komunitas ini pun membantu Supinah dengan membawa ke Rumah Sakit Wafa Husada, Kepanjen. Namun, kemudian dirujuk kembali ke RSUD Syaiful Anwar, Kota Malang.

Baca Juga: PDI Perjuangan Jatim Tanam 2.500 Bibit Kopi dan Buah-buahan di Donomulyo Malang

"Semalam (Minggu malam, 21 Oktober 2018) habis Maghrib dibawa oleh orang-orang komunitas dari Kepanjen ke rumah sakit dengan mobil biasa, bukan ambulan. Saya bersyukur akhirnya mau dibawa ke rumah sakit. Katanya yang penting sehat," cerita ibu kandung Supinah, Sariyem kepada awak media, Senin (22/10/2018).

Sariyem juga bercerita, anaknya tak dibawa ke rumah sakit lantaran tak memiliki biaya dan asuransi BPJS Kesehatan yang dimilikinya masih menunggak, karena belum membayar iuran bulanan.

Suaminya pun seakan tak berdaya karena bekerja serabutan dan penghasilannya pas-pasan. Sementara Supinah tak berdaya dan hanya tergolek lemas di rumahnya.

"Dua tahun BPJS tidak dibayar. Tidak bisa bayar, lha tidak punya uang. Tidak dapat kartu itu juga (Kartu Indonesia Sehat)" jelasnya.

Baca juga:

Supinah, Penderita Tumor Ganas Perut Seberat 45 Kilogram

Baca Juga: Bank Jatim Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Malang Selatan

Pihak pemerintah pun belum turun tangan selama dua tahun ini, baik pemerintah desa, kecamatan, maupun kabupaten, pun tak ada.

"Selama dua tahun itu juga, tidak ada yang menjenguk dari desa dan kecamatan," terang Sariyem dengan mata berkaca - kaca.

Supinah sendiri sebelum menikah dengan suaminya Abdul Rohmad, pernah merantau ke luar negeri menjadi tenaga kerja wanita (TKW). Dari sanalah, ia mampu membangun rumah di kampung halamannya.

Namun, kini cerita itu sudah berlalu, Sariyem sendiri hanya berharap anaknya segera diberikan kesembuhan seperti sebelumnya.

Baca Juga: Mas Dhito Terjunkan Tim Gabungan, Tangani Penderita Tumor Otak di Kediri

"Tadi katanya sudah disedot cairan di tumornya. Ada 4 liter cairan gitu katanya," cerita Sumiyati, adik Supinah.

Hingga saat ini, pihak keluarga dan salah satu komunitas di Kepanjen masih menunggu Supinah yang dirawat di IGD RSUD Syaiful Anwar, Kota Malang.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.