Sabtu, 06 Jun 2026 11:54 WIB

Ratusan Jabatan Kepsek di Jember Kosong, DPRD Desak Dispendik Lakukan Pengisian

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 24 Feb 2026 09:20 WIB
Foto: Komisi D DPRD Jember saat RDP dengan Dispendik. (Sugianto/jatimnow.com))
Foto: Komisi D DPRD Jember saat RDP dengan Dispendik. (Sugianto/jatimnow.com))

jatimnow.com-Sebanyak 173 jabatan kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Jember hingga kini masih kosong dan diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Kondisi tersebut mendapat sorotan Komisi D DPRD Jember yang mendesak Dinas Pendidikan (Dispendik) segera mengisi posisi tersebut dengan pejabat definitif.

Anggota Komisi D DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho alias Nuki, menegaskan kekosongan jabatan kepsek berpotensi menghambat jalannya program pendidikan apabila dibiarkan berlarut-larut.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

“Jangan sampai kekosongan ini mengganggu proses belajar mengajar dan menghambat kemajuan program sekolah. SDM untuk mengisi jabatan itu sebenarnya sudah ada,” ujar Nuki saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dispendik, Senin (23/2/2026).

Berdasarkan data yang dipaparkan, jabatan kepala sekolah yang saat ini masih diisi Plt meliputi 2 TK, 137 SD, dan 11 SMP. Komisi D meminta Dispendik segera melakukan pengisian jabatan atau mendefinitifkan Plt yang telah memenuhi persyaratan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

Selain persoalan kekosongan, DPRD juga menyoroti 23 sekolah yang kepala sekolahnya telah menjabat lebih dari 16 tahun. Menurut Nuki, evaluasi dan penyegaran kepemimpinan penting dilakukan untuk mendorong inovasi serta peningkatan mutu pendidikan.

Baca Juga: Tercekik Aturan Barcode, Nelayan Puger Jember Kesulitan Beli Solar Subsidi

“Perlu ada evaluasi karena sekolah juga membutuhkan penyegaran program,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, menyatakan pihaknya memiliki komitmen yang sama untuk segera menempatkan sumber daya manusia (SDM) baru pada jabatan kepala sekolah yang kosong.

Ia menjelaskan, keterlambatan pengisian jabatan terjadi karena adanya tahapan Pilkada, di mana pemerintah daerah tidak diperkenankan melakukan rotasi maupun pergantian jabatan.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

“Proses ini tertunda karena selama pilkada tidak boleh ada pergantian jabatan. Setelah tahapan selesai, tentu akan kami tindak lanjuti,” terangnya.

DPRD berharap pengisian jabatan kepala sekolah dapat segera direalisasikan guna menjaga stabilitas manajemen sekolah serta memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal di seluruh satuan pendidikan di Jember.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.