Minggu, 07 Jun 2026 04:38 WIB

Ngeri, Mikroplastik Ditemukan dalam Darah dan Rahim Perempuan Jatim

Riset Ecoton dan Unair temukan mikroplastik dalam darah dan ketuban ibu di Gresik. Dampak plastik sekali pakai kini mengancam kesehatan generasi masa depan. (Foto: Ecoton/jatimnow.com)
Riset Ecoton dan Unair temukan mikroplastik dalam darah dan ketuban ibu di Gresik. Dampak plastik sekali pakai kini mengancam kesehatan generasi masa depan. (Foto: Ecoton/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun ini membawa kabar kelam bagi kesehatan masyarakat Indonesia.

Riset terbaru dari lembaga konservasi lingkungan Ecoton mengungkap kenyataan pahit. Remahan plastik berukuran mikro kini tidak lagi sekadar mencemari sungai dan laut, melainkan sudah menyusup ke dalam aliran darah, otak, hingga air ketuban manusia.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

Bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Ecoton melakukan deteksi mikroplastik pada sejumlah perempuan di Gresik. Hasilnya mengerikan.

Sebanyak 100 persen sampel darah yang diuji positif mengandung partikel plastik berukuran lebih besar dari 0,45 µm, dengan jenis polimer polyethylene (PE) dan poly(n-butyl methacrylate) (PBMA).

Peneliti Mikroplastik Ecoton, Sofi Azilan Aini, menyebut fenomena ini sebagai "kutukan" akibat pola konsumsi plastik sekali pakai yang tidak terkendali. Indonesia kini menjadi penyumbang sampah plastik lautan terbesar ketiga di dunia, setelah India dan Nigeria.

"Plastik yang kita buang sembarangan pada akhirnya kembali ke tubuh kita. Infiltrasi mikroplastik dalam darah adalah ancaman kesehatan paling mengkhawatirkan karena partikel ini menetap di organ vital dan berpotensi merusak sel," ujar Sofi, Senin (23/2/2026).

Temuan yang tak kalah mengejutkan muncul dari ruang persalinan. Kepala Laboratorium Mikroplastik Ecoton, Rafika Aprilianti, memaparkan hasil uji terhadap 42 sampel air ketuban (amnion) ibu melahirkan di Gresik.

Baca Juga: Siswa SMPN 58 Surabaya Temukan Partikel Plastik di Air dan Udara

Seluruh sampel tersebut terbukti tercemar mikroplastik, terutama jenis polyethylene yang lazim ditemukan pada botol minuman, plastik pembungkus makanan panas, hingga tas kresek.

Kondisi ini menandakan dimulainya era baru yang kelam, di mana rahim yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi awal kehidupan manusia kini telah terkontaminasi polutan.

"Ditemukannya mikroplastik dalam ketuban berdampak langsung pada pertumbuhan bayi. Ada korelasi kuat antara keberadaan partikel plastik dengan peningkatan Malondialdehide (MDA), yaitu penanda peradangan yang bisa mengganggu perkembangan janin," jelas Rafika.

Bukan hanya darah dan rahim, plastik juga terdeteksi telah mencapai jaringan otak manusia. Merujuk pada riset kolaboratif antara Greenpeace dan Universitas Indonesia pada Maret 2025, konsentrasi plastik di otak ditemukan 7 hingga 30 kali lipat lebih tinggi dibandingkan pada organ hati maupun ginjal.

Baca Juga: Warga Surabaya Diminta Stop Buang Popok ke Kali Tebu, Ini Bahayanya

Paparan zat kimia toksik dari plastik di jaringan saraf ini berisiko menurunkan kemampuan kognitif manusia secara bertahap.

Hal ini mencerminkan kegagalan pengelolaan sampah di hulu, di mana timbulan sampah nasional tahun 2023 mencapai 31,9 juta ton, namun 11,3 juta ton di antaranya tetap tidak terkelola.

Ecoton mendesak adanya langkah radikal untuk menghentikan penggunaan plastik sekali pakai. Selain melalui mulut dan pernapasan, mikroplastik juga bisa menyusup melalui kulit, termasuk dari produk kosmetik yang mengandung scrub plastik.

Jika perilaku masyarakat dan ketegasan pemerintah tidak berubah, "kutukan" plastik ini akan terus mengalir di nadi generasi masa depan Indonesia.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.