Rabu, 22 Jul 2026 08:21 WIB

Separuh Peserta BPJS di Tulungagung Tunggak Iuran, Mayoritas Segmen Kelas 3

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Tulungagung, Lusie Wardani. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Tulungagung, Lusie Wardani. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com – Hampir separuh peserta Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) di Kabupaten Tulungagung tercatat menunggak pembayaran iuran. Kondisi ini menjadi salah satu penghambat tercapainya Universal Health Coverage (UHC) di Kota Marmer.

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Tulungagung, Lusie Wardani, mengatakan hingga 2026, total kepesertaan baru mencapai 84,88 persen dari jumlah penduduk. Angka tersebut masih jauh dari target UHC, sehingga dibutuhkan tambahan sekitar 241 ribu peserta aktif.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Lebih rinci, dari total 84,88 persen peserta yang terdaftar, hanya 58,80 persen yang berstatus aktif. Artinya, sekitar 26,08 persen peserta berada dalam status nonaktif.

“Jadi, hampir separuh peserta BPJS tidak aktif. Status nonaktif ini dilakukan oleh sistem secara otomatis,” jelas Lusie.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Ia menerangkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan peserta menjadi nonaktif, antara lain perubahan data di Kementerian Sosial (Kemensos), perpindahan segmen kepesertaan, serta tunggakan pembayaran iuran. Namun, faktor paling dominan adalah keterlambatan membayar iuran.

“Jika peserta menunggak satu bulan saja, sistem akan otomatis menonaktifkan status kepesertaannya,” paparnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Lebih lanjut, Lusie menyebutkan bahwa sekitar 70 persen peserta BPJS di Tulungagung berasal dari segmen kelas 3 dengan besaran iuran Rp35 ribu per orang per bulan. Segmen ini pula yang paling banyak tercatat menunggak pembayaran.

“Karena postur kepesertaan kami didominasi kelas 3, maka peserta yang tidak aktif juga mayoritas dari kelas tersebut. Namun, begitu tunggakan dibayarkan, status kepesertaan akan aktif kembali secara otomatis,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.